17 June 2022, 14:30 WIB

Antisipasi Potensi Badai Pasir, Jamaah Haji Disarankan Selalu Pakai Masker


Basuki Eka Purnama |

KEPALA Seksi Kesehatan Daker Mekkah Imran Saleh menyarankan agar jamaah haji selalu menggunakan masker untuk mengantisipasi cuaca ekstrem seperti suhu panas dan potensi badai pasir.

"Tetap pakai masker. Kita tidak tahu kapan tiba-tiba terjadi badai pasir," kata Imran di Mekkah, Kamis (16/6).

Badai pasir dapat berbahaya bagi pernapasan, karena debu dan pasir bisa masuk ke hidung. Bagi yang punya masalah paru-paru dampaknya akan makin berat. Kemudian debu bila masuk di mata bisa menyebabkan infeksi.

Baca juga: 15.300 Jemaah Haji Indonesia Komorbit Hipertensi

"Bagi yang tidak punya masalah paru-paru saja, debu bisa mengganggu pernapasan apalagi yang punya masalah paru-paru seperti asma," katanya.

Kepala Daker Mekkah Mukhammad Khanif mengatakan, badai pasir merupakan fenomena yang ada di Arab Saudi, sehingga pihaknya mengimbau kepada jamaah haji agar selalu mewaspadai potensi badai pasir jika terjadi karena debunya bisa membahayakan penglihatan.

Meski saat ini belum terjadi badai pasir namun potensinya perlu diwaspadai karena cuaca tidak bisa diprediksi.

Suhu udara di Mekkah saat ini mencapai 42-46 derajat Celsius sehingga jamaah perlu mengantisipasi suhu tinggi tersebut dengan membekali alat pelindung diri jika ingin keluar dari ruangan.

Hal-hal yang perlu disiapkan antara lain membawa payung, semprotan air untuk membasahi kulit, masker, dan topi, jangan menggunakan pakaian berwarna gelap, hingga selalu menggunakan alas kaki ketika berada di luar ruangan atau gedung.

Selain itu jemaah diminta tidak lupa untuk minum air dan jangan menunggu haus, dan tidak beraktivitas berlebihan di luar ruangan. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT