14 June 2022, 20:56 WIB

Ini Pentingnya Diet Sehat dan Seimbang Menurut Ahli Gizi Bersertifikasi


mediaindonesia.com |

KATA 'diet' tentu tidak asing di telinga masyarakat. Diet sering kali dikaitkan dengan tujuan menurunkan berat badan.

Sayangnya, diet yang dilakukan oleh kebanyakan orang dilakukan tanpa memperhatikan kebutuhan kalori minimal dan kandungan gizi yang seimbang seperti karbohidrat, protein, lemak, mineral, dan vitamin.

Sahnaz Zahiya, S.Gz, Head of Nutritionist dari Sirka (aplikasi untuk konsultasi diet sehat) mengemukakan bahwa diet yang dilakukan dengan tidak memperhitungkan kebutuhan gizi yang tepat dapat berefek negatif untuk jangka panjang dan jangka pendek. 

“Rasa lapar, emosi yang tidak stabil, rasa lemas, malas beraktivitas, hingga hal-hal seperti rambut rontok, kulit kusam, dan muncul jerawat adalah contoh dari efek jangka pendek.” jelasnya. dalam keterangen pers, Selasa (14/6).

Baca juga: Diet Harus Diesuaikan dengan Kondisi Tubuh

Sirka sendiri hadir untuk membantu masyarakat untuk memperbaiki pola makan dan membangun pola hidup sehat melalui program pendampingan oleh ahli gizi.

Melalui platform aplikasinya, Sirka telah membantu ribuan orang dalam menurunkan berat badan, menjalani program hamil, ataupun tujuan lainnya melalui diet sehat dan seimbang.

Sahnaz menambahkan bahwa diet yang tidak seimbang juga merupakan salah satu pencetus penyakit kronis seperti diabetes, stroke, hipertensi, dan lain sebagainya.

Sebagai contoh, apabila kita mengonsumsi terlalu banyak karbohidrat, maka risiko mengidap Diabetes akan menjadi lebih tinggi.

Begitu pula jika kita mengonsumsi terlalu banyak lemak. Kita akan berisiko mendapatkan kolesterol tinggi dan Stroke. Selain itu, mengonsumsi terlalu banyak makanan asin juga dapat meningkatkan risiko Hipertensi.

“Solusinya? Perhatikan kecukupan tiap jenis gizi. Konsumsi gizi yang seimbang, sebaiknya jangan hanya satu jenis gizi saja. Lalu, pastikan bahwa kalori yang dikonsumsi tidak kurang/lebih dari kebutuhan harian. Terakhir, batasi makanan tinggi gula, lemak dan garam.” lanjut Sahnaz.

Meskipun terdengar sederhana, faktanya, melakukan diet sehat dan seimbang sering kali cukup sulit dilakukan oleh kebanyakan orang.

Ditambah dengan harga konsultasi dengan dokter gizi yang terbilang cukup mahal.

Menyadari kesulitan tersebut, Sirka memberikan pendampingan oleh ahli gizi dengan harga yang terbilang cukup murah sehingga program kesehatan ini dapat dijangkau oleh masyarakat luas. 

Rifanditto Adhikara., CEO & Co-Founder Sirka, mengatakan bahwa program diet di dalam aplikasi Sirka dipersonalisasi sesuai dengan kebutuhan zat gizi, goal, dan aktivitas setiap orang.

Selama program 3 atau 6 bulan, pengguna akan dibantu untuk dapat membangun pola makan sehat sesuai gaya hidup dan rekomendasi dari ahli gizi secara eksklusif.

“Ahli gizi akan melihat kebutuhan zat gizi berdasarkan kebiasaan makan, aktivitas dan penyakit yang klien derita agar diet berjalan efektif sesuai tujuan yang diinginkan,” ungkap Rifanditto.

“Kami ingin membantu masyarakat Indonesia membangun gaya hidup yang lebih sehat. Jadi, fokusnya bukan hanya pada menurunkan/menaikkan berat badan, tapi juga memperbaiki gaya hidup untuk jangka panjang," katanya.

"Dengan begitu mereka tetap bisa mengaplikasikan metode yang didapat selama program ke dalam kehidupan sehari-hari seumur hidupnya.” tutup Rifanditto.

Aplikasi Sirka sendiri dapat diunduh melalui Google Playstore untuk pengguna Android maupun App Store bagi pengguna Apple. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT