07 June 2022, 13:39 WIB

Sandiaga Dorong Ijen Banyuwangi Jadi UNESCO Global Geopark


Insi Nantika Jelita |

MENTERI Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno optimistis Geopark Ijen yang berada di Banyuwangi, Jawa Timur, bisa ditingkatkan statusnya menjadi UNESCO Global Geopark (UGG).

“Kami mendorong peningkatan nilai tambah pariwisata di Banyuwangi dengan pengeluaran wisatawan yang lebih tinggi dengan ditetapkannya Ijen sebagai UGG,” kata Menparekraf dalam keterangan resmi, Selasa (7/6).

Sandiaga menjelaskan pengembangan Pariwisata Banyuwangi secara khusus bertumpu pada empat daya tarik wisata unggulan, yaitu Kawasan Taman Wisata Alam Ijen, Taman Nasional Alas Purwo, Taman Nasional Meru Betiri, dan Taman Nasional Baluran.

Jika Geropark Ijen ditetapkan sebagai UGG, maka akan melengkapi UGG yang ada di Indonesia sebelumnya. Seperti Geopark Batur pada 2012, Geopark Gunung Sewu pada 2015, Geopark Ciletuh tahun 2018, Geopark Rinjani tahun 2018, Geopark Kaldera Toba tahun 2020 dan Geopark Belitung tahun 2020.

“Saya harapkan semua pihak mendukung untuk ditetapkannya Ijen sebagai taman bumi dunia," ucapnya.

Baca juga:  Arsip UNESCO Global Geopark (UGG) Ciletuh-Palabuhanratu Raih Penghargaan dari Arsip Nasional

Selain Ijen di Banyuwangi, tahun ini akan ada Geopark yang akan ditingkatkan statusnya seperti Geopark Maros Pangkep di Sulawesi Selatan, Raja Ampat, dan Merangin Jambi.

Seperti diketahui, kriteria penilaian geopark menjadi UNESCO Global Geopark antara lain 35% geologi dan lanskap (teritorial, geo-konservasi, warisan alam, dan budaya), 25% struktur pengelolaan atau manajemen, 15% pendidikan interpretasi dan lingkungan, 15% geowisata, dan 10% pembangunan ekonomi wilayah yang berkelanjutan.

“Harapan saya, kita semua dapat bersinergi untuk mengembangan Geopark Ijen agar dapat mewujudkan pariwisata yang berkualitas," pungkasnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT