24 May 2022, 16:49 WIB

31 Negara Laporkan Hepatitis Akut


M. Iqbal Al Machmudi |

SEBANYAK 31 negara sudah melaporkan terkait hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya (acute hepatitis of unknown aetiology) dengan 14 kematian per 21 Mei 2022. Sebelumnya pada 10 Mei baru 27 negara yang melaporkan terjadi hepatitis akut dengan tingkat terpapar 436 kasus dan kematian 11 kasus.

"Sementara pada 21 Mei 2022 sudah ada 31 negara yang melaporkan hepatitis akut dengan kasus jumlahnya 614 kasus dan kematian sebanyak 14 kasus," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril dalam konferensi pers daring, Selasa (24/5).

Berdasarkan laporan dari Organisasi Kesehatan Dunia (World Health Organization/WHO) Amerika Serikat dan Inggris menjadi negara terbanyak warga negaranya terpapar hepatitis akut. Amerika Serikat sebanyak 180 kasus dan Inggris 176 kasus.

Baca juga: Kemenag Jabar Siap Selenggarakan Haji, Komisi VIII: Kita Terus Pantau

Kemudian ada hipotesis penyebab hepatitis akut dari negara-negara yang melaporkan ada 6 kemungkinan yakni disebabkan Adenovirus biasa, Adenovirus varian baru, ada juga yang mengaitkan dengan sindrom post-infeksi SARS CoV-2.

"Kemudian juga ada yang menilai karena paparan obat/lingkungan/toksin, kemudian ada patogen baru baik sendiri atau pun ko-infeksi dan terakhir varian baru covid-19," ujar Syahril.

"Ini hipotesis-hipotesis atau kemungkinan atau dugaan sebagai penyebab yang menyebabkan hepatitis akut yang belum diketahui sebabnya ini," pungkasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT