18 May 2022, 13:38 WIB

Kemenkes Konfirmasi 6 Pasien Hepatitis Akut Meninggal, Paling Muda Berusia 2 Bulan


M. Iqbal Al Machmudi |

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) mengungkapkan pasien meninggal karena hepatitis akut yang belum diketahui etiologinya (acute hepatitis of unknown aetiology) sebanyak 6 kasus dengan rata-rata umur yang tidak lebih dari 2 bulan hingga 8 tahun.

"Yang meninggal itu ada 6 pasien ada usia 2 bulan, 8 bulan, 9 bulan, 1 tahun, 14 bulan, hingga 8 tahun. Kemudian yang masih dirawat ada 4 orang dan yang sudah dipulangkan ada 4 orang," kata Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril dalam konferensi pers di Gedung Adhiyatma Kemenkes, Jakarta Selatan, Rabu (18/5).

Per 17 Mei 2022 Kementerian Kesehatan mencatat kasus hepatitis akut di Indonesia ada 27 kasus dengan catatan hanya 1 yang probable, 13 kasus masih dalam tahap pending classfication, dan 13 discarded.

"Satu kasus tersebut berada di DKI Jakarta, sehingga yang kita sebut dugaan kasus hepatitis itu per 17 Mei 2022 ada 14 kasus yaitu probable 1 dan 13 kasus pending classification," ujar Syahril.

Perubahan jumlah kasus dari sebelumnya ada pengurangan kasus di probable karena setelah dilakukan pemeriksaan ternyata pasien sepsis bacterial. Syahril juga menjelaskan bahwa karena penyakit ini masih belum diketahui etiolobinya maka setiap hari data dari kasus ini masih bisa berubah-ubah.

Baca juga: Masuki Masa Sidang, DPR Soroti Hepatitis Akut hingga Pemilu 2024

Direktur Utama RSPI Sulianti Saroso Jakarta tersebut juga menekankan bahwa untuk kasus probable pasiennya sudah meninggal dan masih menunggu pemeriksaan selanjutnya apakah masih tetap probable atau discarded.

Data dari pasien hepatitis akut saat ini yakni pasien laki-laki berjumlah 9 orang dan 5 orang perempuan dengan rata-rata umur pasien 0-5 tahun berjumlah 7 anak, 6-10 tahun sebanyak 2 anak, dan 5 anak berusia 11-16 tahun.

Kemudian dari situasi global hepatitis akut sasat ini dari 20 negara saat ini menjadi 27 negara yang melaporkan. Dengan total kasus menjadi 436 kasus dan kematian anak sebanyak 11 anak dan d Indonesia ada 6 kasus. Negara terbanyak yang melaporkan kasus ada Inggris sebanyak 163 kasus dan Amerika Serikat 103 kasus.

Gejala yang ditimbulkan pun berbeda-beda jika di Inggris hepatitis akut menimbulkan gejala paling banyak timbul jundice, muntah, perubahan warna feses dan sebagainya. Sedangkan di Indonesia pasien paling banyak mengeluhkan demam, hilang nafsu makan, muntah, dan mual. (A-2)

BERITA TERKAIT