16 May 2022, 23:05 WIB

UGM Hasilkan Ratusan Permohonan Paten Baru, Terbanyak Bidang Kimia Hayati


Zubaedah Hanum |

UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) belum lama ini mendapat penghargaan World Intellectual Property Organization (WIPO) Intellectual Property Enterprise Medal karena dinilai berhasil menghilirkan sejumlah riset dan inovasi ke industri dan masyarakat.

Kepala Seksi Hak Kekayaan Intelektual (HKI), Direktorat Penelitian UGM, Sri Mulyani mengatakan, hingga saat ini tercatat sebanyak 25 paten telah berhasil dihilirkan UGM bekerja sama dengan mitra industri. Selain itu, 185 startup telah terbentuk dan 33 startup telah berhasil melakukan spin off atau pemisahan ke anak perusahaan.

"Setiap tahunnya ada ratusan permohonan judul paten baru dari peneliti UGM yang diajukan ke Kemenkumham RI. Ia menyebutkan pada tahun 2020 lalu ada 141 permohonan paten baru. Lalu, tahun 2021 naik menjadi 143 permohonan paten baru. “Bidang ilmu terbanyak adalah paten bidang kimia hayati,” kata Sri seperti dikutip dari laman UGM.

Ia mengungkapkan, hilirisasi hasil inovasi dari peneliti UGM tidak lepas dari kebijakan dari Direktorat Penelitian yang memfasilitasi pengajuan paten dan perolehan hak kekayaan intelektual para dosen atas inovasi-inovasinya. Disamping itu UGM juga membangun Science Techno Park (STP) yang menghilirisasi hasil inovasi yang prospektif secara ekonomi.

Peningkatan jumlah permohonan paten ini menurut Sri Mulyani memang tidak lepas dari kebijakan Direktorat Penelitian yang selama ini memfasilitasi  pendanaan dan kerja sama penelitian baik yang dikelola oleh Direktorat Penelitian maupun fakultas atau sekolah seiring meningkatnya jumlah penelitian terapan.

“Kita juga membuat kebijakan luaran wajib hasil riset yang dilindungi kekayaan intelektual sehingga pelaksanaan sosialisasi hak kekayaan intelektual khususnya paten, termasuk  workshop penelusuran dokumen paten, bimbingan teknis dan pendampingan penyusunan dokumen paten, fasilitasi pembiayaan permohonan paten, dan insentif paten terdaftar dan paten yang sudah mendapatkan sertifikat paten,” katanya.

Pihaknya pun bersyukut karena peningkatan jumlah paten dan hilirisasi riset ke industri dan masyarakat ini mendapat apresiasi pemerintah, hingga meraih penghargaan permohonan paten tertinggi kategori universitas oleh Kemenkumham RI untuk penghargaan WIPO enterprise Medal.

“Adanya penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemicu untuk menghasilkan paten yang komersial dan bermanfaat dan bermanfaat dalam memecahkan permasalahan masyarakat,” pungkasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT