11 May 2022, 22:59 WIB

Bantu Pemerintah Atasi Diabetes, Mayapada Hospital Luncurkan Diabetes Center


Mediaindonesia.com | Humaniora

MAYAPADA Healthcare membuka Diabetes Center, pusat layanan terintegrasi dan terpadu untuk perawatan dan pelayanan kesehatan yang berhubungan dengan Diabetes, serta komplikasi penyakit yang berhubungan dengan Diabetes di semua unit Mayapada Hospital. 

Layanan tersebut siap beroperasi didukung oleh multispesialis berbagai disiplin ilmu untuk melayani rangkaian komprehensif pelayanan kesehatan masyarakat pada pasien pre-diabetes, diagnosa diabetes, penanganan diabetes terpadu, serta pencegahan komplikasi hingga penanganan komplikasi diabetes. 

Indonesia berada dalam posisi kelima di dunia dengan jumlah pengidap diabetes sebanyak 19,47 juta jiwa, dengan jumlah penduduk sebesar 179,72 juta. Berarti, 10% penduduk Indonesia mengidap diabetes. Pada 2021, jumlah kematian dengan kasus diabetes di Indonesia mencapai 236.711 jiwa. Jumlah ini meningkat 58% pada 10 tahun terakhir jika dibandingkan dengan 149.872 jiwa tahun 2011. 

Jika tidak ditangani dengan seksama, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) memperkirakan kasus Diabetes di Indonesia akan melonjak menjadi 21,3 juta jiwa pada 2030. 

Data dari Kementrian Kesehatan menginformasikan bahwa 90% dari total kasus diabetes merupakan masuk pada Diabetes tipe 2. Kasus Diabetes tipe 2 ini umumnya terjadi pada pasien dewasa, namun beberapa tahun terakhir ditemukan pada kasus anak dan remaja. 

Penyebabnya adalah gaya hidup dan pola diet yang tidak seimbang, dibarengi minimnya aktifitas fisik yang menyebabkan anak serta remaja memiliki berat badan berlebih atau obesitas. 

Baca juga : Wapres: Angka Prevalensi Stunting Tahun Ini Harus Turun 3%

"Hal inilah yang mencetuskan Mayapada Hospital membuka Diabetes Center untuk membantu pemerintah dan mencegah estimasi lonjakan kasus dari data yang ada. Diabetes Center Mayapada Hospital memiliki pendekatan komprehensif mulai dari multispesialis dokter yang bersinergi satu sama lain," kata Jonathan Tahir, Group CEO Mayapada Healthcare dalam keterangannya.

Ia mengungkapkan, dokter spesialis yang tergabung dalam Diabetes Center diantaranya spesialis penyakit dalam Konsultan Endokrin Metabolik Diabetes, Spesialis Bedah dengan subspesialis Bedah Vaskuler Endovaskular, Spesialis Mata, Spesialis Jantung, Spesialis Saraf, Spesialis Urologi, Spesialis Gizi Klinik, Spesialis Orthopedi dan Spesialis Ginjal Hipertensi. 

Selain didukung oleh multispesialisasi dokter yang kompeten di bidangnya, Diabetes Center juga memberikan managemen terpadu mulai dari terapi perawatan luka diabetes, terapi pendukung ataupun rehabilitasi tertentu, hingga pengobatan bedah maupun non-bedah yang komprehensif sesuai dengan kebutuhan setiap pasien.

Jonathan menjelaskan, Diabetes Centre meliputi edukasi kepada pasien, pemeriksaan menyeluruh dan diagnosa tepat, pengobatan serta perawatan yang tepat untuk setiap pasien, tindakan pencegahan dan komplikasi lanjutan serta terapi gaya hidup sehat. 

"Harapan kami, Diabetes Center ini dapat memberikan jawab serta solusi untuk tindakan pencegahan serta pengobatan secara cepat dan tepat pada pasien," pungkas Jonathan. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT