11 May 2022, 20:10 WIB

Contoh Desain Undangan Pernikahan Inspiratif


Pierre Lavender | Humaniora

PERNIKAHAN merupakan pengikatan janji nikah yang dirayakan atau dilaksanakan oleh dua orang--pria dan wanita-- dengan maksud meresmikan ikatan perkawinan secara norma agama, norma hukum, dan norma sosial. Tidak lengkap rasanya jika mempersiapkan pernikahan tanpa membuat kartu undangan pernikahan. 

Undangan pernikahan berupa surat biasanya dalam bentuk kartu yang meminta penerimanya menghadiri suatu acara pernikahan.

Namun kini undangan pernikahan juga disebarkan melalui media sosial dalam bentuk gambar atau video yang biasa disebut undangan digital.

Baca juga: Inspirasi Busana Bridesmaid Hijab Modern 2022

Berikut hal-hal yang harus diperhatikan agar dapat mempersiapkan kartu undangan pernikahan dengan baik.

1. Pastikan tema yang tepat

Ketika akan merancang undangan pernikahan, coba tentukan tema terlebih dulu. Pasalnya, banyak sekali tema undangan yang unik dan menarik. Tanpa konsep yang tepat, seunik, dan semenarik apapun kartu undangan yang dibuat akan sia-sia saja. Oleh karena itu, matangkan konsep sesuai tema agar selaras dengan acara yang akan diselenggarakan.

2. Pilih vendor undangan yang tepat

Setiap vendor memiliki karakteristik yang berbeda-beda dalam menghasilkan jenis undangan. Apabila kamu kurang memiliki banyak waktu, pilihlah vendor yang berlokasi tidak jauh dari rumah atau kantor.

Tujuannya mempermudah proses revisi jika ada yang kurang cocok atau perlu diperbaiki. Jangan lupa untuk memilih vendor undangan pernikahan yang terbuka untuk segala masukan atau perbaikan dari kamu sebagai klien.

3. Pilih desain yang sesuai tema

Jika kamu telah menentukan tema yang tepat untuk hari pernikahanmu, yuk coba pilih jenis desain undangan pernikahan yang sesuai. Ketika memilih kartu undangan, pastikan juga bahwa pasanganmu suka dengan kartu undangan yang telah kamu pilih.

Pilih beberapa kartu undangan dan seleksi yang paling tepat dengan tema yang dirancang. Pilihan jenis kertas maupun tekstur sangat berpengaruh dengan konsep pernikahanmu. Buatlah sesempurna mungkin.

4. Pilihlah jenis huruf pada undangan

Apabila kamu telah menentukan desain kartu undangan yang tepat dan sesuai dengan tema, kini saatnya memilih huruf.

Pilihlah jenis huruf yang mudah dibaca. Untuk memberikan kesan menarik, kamu bisa memilih variasi huruf yang terlihat agak sulit dibaca tetapi sebenarnya mudah dibaca.

Pilihlah yang sederhana dan menampilkan kesan bersih agar para calon tamu undangan lebih mudah membaca informasi yang tertera di dalamnya.

5. Pilihlah harga yang sesuai bujet

Menentukan tema, sudah. Menentukan vendor, sudah. Memilih desain juga sudah. Memilih jenis huruf, sudah.

Nah, sekarang yang terakhir saatnya menyesuaikan bujet yang kamu miliki. Untuk membuat undangan pernikahan bisa dimulai dari harga yang murah hingga mahal. Namun, untuk hasil yang lebih maksimal, kamu harus rela mengeluarkan dana lebih besar.

Baca juga: Contoh Kata-kata Undangan Nikah via WA/WhatsApp, Tetap Sopan

Tidak hanya itu, perlu diperhatikan juga berbagai hal yang harus terdapat pada isi kartu undangan pernikahan.

1. Nama lengkap

Tuliskan nama lengkap tamu yang akan diundang. Namun hindari menuliskan nama panggilan atau nama kecil.

Tamu yang kamu undang ialah orang yang kamu harapkan untuk menghadiri pesta atau resepsi pernikahan kamu.

Karenanya, hormatilah tamu tersebut dengan menyebut nama lengkapnya dan kalau memungkinkan tuliskan juga gelar dari orang tersebut.

Mereka yang sudah berumur akan merasa dihormati bila kamu menuliskan nama dan gelar mereka dengan lengkap pada undangan pernikahan.

2. Peletakan paragraf

Seluruh baris kalimat dalam undangan pernikahan lebih baik diletakkan di tengah halaman. Hal ini memberi kesan seimbang dan memberi rasa lebih nyaman saat dibaca.

3. Perhatikan sapaan

Jika kamu mengundang tamu dengan panggilan Mr. dan Mrs., untuk Miss tuliskan Miss, bukan Ms. karena Ms. hanya digunakan untuk kepentingan surat menyurat bisnis.

Sedangkan untuk gelar pendidikan dapat kamu tuliskan singkatannya saja.

Baca juga: Ijab Kabul: Pengertian, Bacaan, dan Tata Cara Pengucapannya

4. Pisahkan undangan

Setiap tamu yang berusia setidaknya 18 tahun sebaiknya mendapatkan undangan sendiri dan tidak digabung dengan undangan untuk keluarganya atau orangtuanya, kecuali jika kamu memang bermaksud hanya mengundang orangtuanya.

5. Tunjukkan informasi yang jelas

Undangan harus memberi informasi yang jelas kepada para tamu. Informasinya yaitu yang akan menikah, pihak yang mengundang, maksud dari undangan tersebut, waktu pernikahan akan digelar, mulai dari akad nikah atau pemberkatan, dan resepsi.

Jangan lupa cantumkan hari, tanggal, dan jam dengan jelas. Sebutkan juga lokasi dan tunjukkan denah yang jelas.

Berikut merupakan beberapa contoh design yang menarik dan bisa dijadikan referensi:

undangan pernikahan

desain undangan pernikahan

contoh design undangan pernikahan

contoh design undangan nikah

contoh design undangan 2022

(OL-14)

BERITA TERKAIT