11 May 2022, 14:15 WIB

47.915 Jemaah Haji akan Terbang dengan Garuda Indonesia


M Iqbal Al Machmudi | Humaniora

DIREKTORAT Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama bersama PT Garuda Indonesia menandatangani Perjanjian Kerja Sama (MoU) tentang Pengangkutan Udara Jemaah Haji Reguler Tahun 1443H/2022M.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Hilman Latief menyampaikan adanya penandatanganan ini menandai langkah awal yang luar biasa antara Ditjen PHU dengan PT Garuda Indonesia sebagai salah satu mitra kerja dalam urusan pengangkutan udara jemaah haji Indonesia.

"Tentu saja ini langkah awal yang luar biasa dan PT Garuda Indonesia adalah salah satu mitra kita untuk menyukseskan haji yang luar biasa tahun ini, ada banyak hal yang terus kita mitigasi bersama," kata Hilman, Rabu (11/5).

Baca juga:  Kemenkes Diminta Percepat Skenario PCR Jemaah Haji

Hilman menyebut akan ada sekitar 47.915 jemaah yang akan diberangkatkan menggunakan pesawat Garuda Indonesia.

"Syukur Alhamdulillah, kita sudah mencapai kesepakatan untuk bisa melayani lebih kurang 93.781 orang termasuk petugas kloter yang akan dilayani oleh PT Garuda Indonesia dan Saudi Arabia Airlines," ujarnya.

Adapun pembagian pengangkutan PT Garuda Indonesia mengangkut sebanyak kurang lebih 47.915 atau 51% dari 9 embarkasi haji yaitu Aceh, Medan, Padang, sebagian Jakarta-Pondok Gede, Solo, Banjarmasin, Balikpapan, Makassar dan Lombok. (OL-5)

BERITA TERKAIT