19 April 2022, 09:05 WIB

Moderna Kembangkan Vaksin Rangkap Tiga, Bisa untuk Booster Covid-19


Zubaedah Hanum | Humaniora

PERUSAHAAN bioteknologi Moderna memperluas teknologi mRNA-nya. Pembuat vaksin Spikevax covid-19, sekarang ini sedang mengerjakan vaksin pencegah virus SARS-CoV-2, influenza, dan virus pernapasan (RSV). Vaksin booster kombinasi Covid-flu-RSV tersebut ditargetkan selesai pada akhir 2023.

Moderna berharap vaksin kombinasi ini bisa menjadi solusi bagi masyarakat yang malas mendapatkan vaksin suntikan pertama, kedua, atau bahkan ketiga dalam jarak dekat. Dosis vaksin ini disebutkan cukup sekali suntik setiap tahun.

Dikutip dari laman Health, vaksin tersebut bertujuan untuk mengurangi dampak penyakit pernapasan terhadap kesehatan masyarakat, terutama di kalangan orang dewasa yang lebih tua.  

"Mengenai RSV, yang saat ini belum ada vaksinnya, tentu vaksin yang aman tidak hanya sangat dibutuhkan, tetapi juga diperlukan," kata Chandra Shekhar Bakshi, DVM, PhD, profesor mikrobiologi dan imunologi di New York Medical College.

Ia menambahkan bahwa menggulirkan vaksin RSV menjadi vaksin rangkap tiga, yang dimaksudkan untuk melindungi dari flu dan covid-19, sekaligus akan memberikan perlindungan virus yang lebih besar bagi lebih banyak orang.

CDC Amerika mengatakan, vaksin kombinasi yang melindungi dari berbagai penyakit melalui suntikan yang lebih sedikit, memberikan manfaat bagi pasien dan perawat.

Namun, Bakshi menyampaikan, penting untuk diingat bahwa tidak ada vaksin yang menawarkan perlindungan 100% terhadap penyakit apa pun.  Menurut Bakshi, ada batasan tertentu dari vaksin mRNA, seperti durasi kekebalan yang singkat yang mengakibatkan kebutuhan akan booster berulang. Dan sementara vaksin mRNA untuk covid-19 telah terbukti aman dan efektif.

"Namun begitu, efek samping dari vaksin tentu ada, dan kadang ini yang menyebabkan keraguan terhadap keamanan vaksin tersebut," pungkas Bakshi. (Medcom.id/H-2)

BERITA TERKAIT