13 April 2022, 16:25 WIB

Kepala BPIP: Jadikan Ramadan Momentum Merawat Sejarah dan Gotong Royong


Siswantini Suryandari |

DI bulan Ramadan, sebagai momentum yang tepat untuk meningkatkan spiritualitas sekaligus merawat sejarah.

"Bulan Ramadan memiliki keterkaitan erat dengan sejarah perjuangan dan kemerdekaan bangsa Indonesia. Untuk itu, selain kita manfaatkan untuk meningkatkan spiritualitas kita, bulan ramadhan juga harus kita jadikan sebagai momentum untuk merawat sejarah, salah satunya melalui ziarah makam tokoh-tokoh bangsa," pesan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila, Prof Yudian Wahyudi selepas melaksanakan ziarah di Makam KH Soleh Darat di Kota Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/4).

KH Soleh Darat adalah salah seorang ulama kenamaan abad 19 yang dikenal luas sebagai guru, pahlawan dan pendiri bangsa, bersama KH. Hasyim Asyari, KH Ahmad Dahlan dan RA Kartini.

Kegiatan ziarah ini merupakan aktivitas rutin yang dilakukan oleh Kepala BPIP ketika melakukan kunjungan kerja ke daerah. Ia melihat keberadaan makam-makam pahlawan atau tokoh-tokoh bangsa yang tersebar di seluruh Indonesia sebagai sebuah simpul imajiner yang mengikat dimensi kesejarahan, masa depan dan persatuan bangsa.

"Jika kita lihat, letak makam pahlawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Bahkan banyak pahlawan yang dimakamkan bukan di daerah kelahiran atau basis perjuangannya, menunjukkan bahwa bangsa ini diikat oleh keberadaan pahlawan-pahlawan tersebut," kata Yudian dalam keterangan tertulis diterima mediaindonesia.com.

baca juga: BPIP dan Panglima TNI Siapkan Strategi Bumikan Nilai-Nilai Pancasila

Selain melaksanakan ziarah dan doa bersama, Kepala BPIP juga membagi-bagikan sembako kepada juru kunci dan masyarakat sekitar makam KH Sholeh Darat. "Berbagi bukan hanya merupakan bentuk solidaritas, tetapi juga merupakan perilaku yang mencerminkan sikap gotong royong," jelas Yudian.

Tampak hadir bersama Kepala BPIP, Bupati Kabupaten Blora, Arief Rohman, Rektor Universitas Islam Negeri Wali Songo Semarang, Prof Dr Imam Taufiq, M.Ag. (N-1)

 

 

 

BERITA TERKAIT