03 April 2022, 10:00 WIB

Wahid Foundation Berkolaborasi dengan Banyak Pihak Mewujudkan Ruang Digital yang Toleran


Retno Hemawati |

Wahid Foundation sebagai organisasi masyarakat sipil berusaha melakukan upaya kontra narasi dengan menggagas langkah konkret dalam menyebarkan toleransi dan perdamaian dengan menonjolkan praktik-praktik baik di masyarakat. Kampanye yang bernama Salam Forum ini dilakukan bersama dengan 10 content creator dari kalangan tokoh, agama, media moderat dan aktivis perempuan.

Salam Forum merupakan kampanye hasil kerjasama Wahid Foundation, Google/YouTube, dan UNDP Bangkok Regional Hub dalam melindungi masyarakat khususnya anak muda di Indonesia dari konten berbahaya.

Kerja sama ini berupaya untuk membangun kapasitas cendekiawan Islam moderat guna menghasilkan dan menyebarkan pesan damai untuk melawan intoleransi dan ekstremisme kekerasan secara online yang akhirnya dapat membangun kesadaran masyarakat akan penting nya toleransi di tengah perbedaan suku, ras, agama dan kepercayaan di Indonesia.

Direktur Wahid Foundation Yenny Wahid menjelaskan, “Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung peningkatan kemampuan para creators dalam menyebarkan pesan-pesan damai di ruang digital, kami menyediakan program fellowship berbentuk mentoring dan pendanaan awal dalam produksi video kampanye untuk perdamaian. Nantinya, video hasil kolaborasi dengan 10 content creator ini akan dapat di akses melalui kanal youtube oleh masyarakat di seluruh Indonesia”.

Sebetulnya, berbagai upaya kontra narasi telah dilakukan oleh pemerintah maupun masyarakat sipil untuk meredam sirkulasi pesan-pesan intoleransi dan ekstremisme kekerasan di ruang digital. Salah satunya adalah melalui kolaborasi berbagai pihak sentral termasuk tokoh agama dan media dalam menyebarkan kontra dan alternatif narasi di ruang digital.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI, Mahfud MD  menyambut baik dan memberikan apresiasi atas inisiatif dan upaya bersama yang telah dilakukan oleh Wahid Foundation, Google/YouTube Indonesia, dan UNDP dalam membangun kapasitas cendekiawan islam moderat dengan harapan melalui kapasitas dan kemampuan yang mumpuni mampu menyebarkan pesan-pesan damai pada masyarakat Indonesia. (OL-12)

 

BERITA TERKAIT