31 March 2022, 16:41 WIB

Rincian Biaya Vaksin Covid-19 untuk Tahun 2020-2022 di Indonesia


M. Iqbal Al Machmudi |

KEMENTERIAN Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan rinci perihal nilai pembiayaan vaksin covid-19 untuk tahun 2020-2022. Sumber pembiayaan vaksin ini berasal dari APBN dan hibah.

Pada 2020 Kemenkes melakukan vaksin sebanyak 3 juta dosis dengan jenis CoronaVac dengan produk jadi harga satuan Rp211.282 dengan realisasi mencapai 99,46%.

Kemudian pada 2021 terdapat sekitar 305.136.000 dosis dengan rincian yang diproduksi oleh PT Bio Farma sebanyak 122.504.000 dosis dengan harga Rp132.439.

Kemudian vaksin AstraZeneca Tahap I sebanyak 20 juta dosis dengan harga satuan Rp78.331, Vaksin CoronaVac Tahap I 50 juta dosis harga satuan Rp108.914.

Vaksin CoronaVac Tahap II sekitar 40 juta dosis harga satuanya hanya Rp86.506, sedangkan vaksin yang sama tahap III sekitar 17,4 juta dosis harganya lebih murah lagi sekitar Rp73.877 dan Vaksin Covavax 9 juta dosis dengan harga satuan Rp105.230.

Baca juga: 1 Juta Dosis Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa Per 31 Maret 2022, Terbanyak Astrazeneca

"Dari anggaran sekitar Rp34,0 triliun dan yang terealisasi sekitar Rp33,2 triliun atau 97,6%," kata Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan, Kemenkes, Lucia Rizka Andalusia, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Panja Komisi IX DPR RI dengan Kemenkes di Senayan, Jakarta Pusat, Kamis (31/3).

Sementara rencana pengadaan vaksin tahun 2022 sebagian besar merupakan caary over atau kelebihan dari 2020 yaitu vaksin Pfizer bilateral sebanyak 15,3 juta dosis, AstraZeneca 12,6 juta, Covid-Bio kelebihan produksi dari 2021 2,8 juta dosis, dan Sinovac-CoronaVac 20 juta dosis.

Lucia menyebutkan bahwa 2022 juga disediakan vaksin anak sekitar 38 juta dosis dengan harga satuan Rp71 ribu.665

"Vaksin anak adalah SinoVac karena yang baru direkomendasikan baru SinoVac. Kemudian untuk vaksin Merah Putih dianggarkan sekitar Rp1,6 triliun," pungkasnya. (Iam/OL-09)

BERITA TERKAIT