24 February 2022, 21:48 WIB

Capaian Vaksinasi Dosis Booster di Padang Panjang Baru 3,41 Persen


Yose Hendra |

DINAS Kesehatan Kota Padang Panjang, Sumbar menyebutkan vaksinasi dosis booster di Kota Padang Panjang baru mencapai 3.41% dari target dengan jumlah suntikan sebanyak 1.502. Sedangkan untuk total vaksin dosis pertama dan kedua maupun booster sudah mencapai 109,03% dengan jumlah sebanyak 96.085 suntikan.

Bagi warga yang ingin mendapatkan vaksinasi dosis ketiga (booster), diperbolehkan memilih jenis vaksin yang ingin disuntikkan, sesuai yang tersedia di gerai vaksin di Kota Padang Panjang. Untuk saat ini, gerai-gerai vaksinasi Covid-19 di Padang Panjang  menyediakan dua jenis vaksin, yaitu AstraZeneca dan Pfizer.

"Kita menyerahkan kepada yang divaksin mau menggunakan vaksin jenis apa. Namun itu tetap sesuai dengan dosis yang sudah didapatkan dari vaksin dosis pertama dan kedua. Saat ini kita hanya memiliki dua jenis vaksin di antaranya AstraZeneca dan Pfizer," ujar Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Rahmaisa, Kamis (24/2).

Beberapa hari lalu Kementerian Kesehatan mengeluarkan surat tentang Penyesuaian Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 Dosis Lanjutan (Booster) bagi Lansia. Sebelumnya pemberian vaksin booster untuk lansia dapat  diberikan dengan interval minimal enam bulan, namun sesuai dengan surat tersebut, sudah bisa diberikan dengan interval tiga bulan setelah  melakukan vaksin dosis pertama dan kedua.

"Sesuai dengan surat dari Kemenkes, untuk lansia pemberian vaksin booster ini sudah bisa dengan interval minimal tiga bulan. Namun untuk kategori yang lain, masih minimal enam bulan," tuturnya lagi. (OL-15)

 

BERITA TERKAIT