28 January 2022, 18:45 WIB

Hilangkan Generation Gap Pemerintah dan Generasi Muda untuk Bangun Indonesia Emas di 2045 


Faustinus Nua |

STAF Khusus Presiden Billy Mambrasar menyebut jarak antara pemerintah dan anak muda atau generation gap harus hilang. Sehingga bisa bersama-sama dan saling mendukung dalam membangin Indonesia Emas di tahun 2045. 

"Kita harus mampu meningkatkan partisipasi kedua belah pihak. Jangan lagi pemerintah yang mungkin berfikir enggak ada anak muda yag bisa bantu saya, dan anak muda punya sikap apatisme ke pemerintah," ujarnya dalam MGN Summit 2022, Jumat (28/1). 

Billy menuturkan, kedua pihak harus saling percaya. Antara pemerintah dan anak muda tidak ada sekat yang menghambat kolaborasi dan kerrja sama. Mindset seperti itulah yang harus dibangun. 

Menurutnya, bila masih ada gap, maka konsep generasi emas di 2045 hanya sekadar jargon. Tidak ada yang saling peduli diantara dua elemen penting pembangunan bangsa itu. 

Baca juga : Siswa Jadi Fokus Pengembangan SDM Unggul Indonesia 

"Jadi sentuhan pemerintah penting, dan partisipasi kita anak muda juga penting. Makanya kita turun bicara ke anak muda soal apa yang anak muda ingin usahakan, apa yang ingin dikembangkan," kata dia. 

Billy pun berpesan kepada anak muda untuk terus produktif. Tidak perlu alergi pemerintah dan sebaliknya harus bisa berkolaborasi dan saling mendukung. 

"Mumpung kita produktif, take action, do something jangan alergi ke pemerintah. Jangan lagi kita sudah dalam tanda petik bodoh pemda itu. Kan harusnya kita bangun bersama," tutup dia. (OL-7)

BERITA TERKAIT