18 January 2022, 16:31 WIB

Dukung Platform Pembelajaran, UICI Kembangkan Digital Teaching Learning System


mediaindonesia.com | Humaniora

UNIVERSITAS Insan Cita Indonesia (UICI) telah membangun platform pembelajaran yang berbeda dengan perguruan tinggi yang lain.

UICI mengembangkan Digital Teaching Learning System (DSTLS). Dengan platform ini, pendidikan di UICI bisa diakses dari mana saja dan kapan saja.

"Dengan teknologi ini, UICI bisa memberikan kesempatan kepada siapa pun untuk belajar tanpa kendala jarak, tempat, dan waktu," kata Rektor UICI Prof. Laode Masihu Kamaluddin pada sidang senat terbuka dalam rangka ulang tahun atau milad pertama pada Senin (17/1) di Perpustakaan Nasional, Jakarta Pusat.

Dengan begitu, Rektor UICI menegaskan bahwa pembelajaran di UICI lebih hemat dan efisien, di mana hal ini dapat membantu program pemerintah, terutama penghematan program subsidi internet.

Selanjutnya Prof. Laode mengungkapkan empat misi yang dibawa UICI. Pertama, penyelenggaraan pendidikan inklusif berbasis digital.

Kedua, melakukan penelitian tentang isu-isu krusial terkait kemanusiaan, kebangsaan, dan keumatan serta memperoleh solusinya sebagai kontribusi dalam pembangunan bangsa dan negara.

Ketiga, menerapkan iptek yang berdampak pada pengembangan kehidupan masyarakat secara utuh dan berkelanjutan. Keempat, melakukan peran sebagai pusat pengembangan nilai-nilai keislaman dan keindonesiaan dalam kehidupan berkebangsaan.

Prof.Laode juga menegaskan bahwa kehadiran UICI sebagai perguruan tinggi digital mendapat sambutan dan dukungan kuat dari pemerintah.

Sebelumnya, dalam dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) pada 15 Januari 2021, Presiden Joko Widodo mengumumkan keluarnya izin didirikannya UICI. Tanggal itu kemudian ditetapkan sebagai hari lahirnya UICI.

"Inovasi-inovasi seperti ini yang harus banyak dilakukan agar kita mampu memenangkan kompetisi global yang semakin ketat dan sengit,” kata Presiden Jokowi.

Dalam acara puncak milad pertama itu, UICI memberikan penghargaan kepada alm. Prof. Harry Azhar Azis dan alm. Prof. Muchlis R. Luddin. Penghargaan tersebut diberikan kepada pihak keluarga.

Isteri Prof. Harry Azhar Azis, Dr. Amanah Abdul Kadir dalam sambutannya mengaku terharu dengan penghargaan ini.

Menurutnya, Alm. Harry Azhar Azis adalah sosok yang luar biasa dalam hal pengabdian kepada masyarakat, terutama dalam hal pendidikan, salah satunya adalah dengan turut mendirikan UICI.

Ia menyampaikan Alm. Harry Azhar Azis begitu bangga dengan UICI. Menurutnya, UICI adalah universitas digital harapan masa depan Indonesia.

Almarhum Harry, kata Amanah, ingin agar UICI dapat membantu anak-anak muda yang kurang beruntung tetapi mempunyai semangat tinggi untuk belajar.

"Mungkin beliau membayangkan ketika masih muda harus bekerja, tidak ada biaya, tidak waktu kadang-kadang untuk belajar karena harus membantu keluarga," kata Amanah.

"Beliau juga mengharapkan UICI menjadi pelopor teknologi, pelopor ilmu, dan membanggakan umat Islam semuanya dengan manfaat sebesar-besarnya," lanjut Amanah.

Dalam acara tersebut, hadir juga Wakil Gubernur DKI Jakarta sekaligus Koordinator Presidium Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Ahmad Riza Patria. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT