17 January 2022, 15:05 WIB

Puncak Omikron Diprediksi Februari hingga Maret 2022


Selamat Saragih |

EPIDEMIOLOG dari Griffith University Australia, Dicky Budiman, memprediksi, penyebaran kasus Covid-19 akibat varian Omicron di Jakarta akan terus terjadi hingga beberapa waktu ke depan. Tapi puncak kasus Omicron di Ibu Kota diprediksi terjadi pada Februari 2022.

"Kini di Jakarta belum puncaknya. Kemungkinan Februari 2022 ini (puncak kasus Omicron) di Jakarta dan daerah luar Jakarta terutama luar Jawa paling lambat Maret 2022," kata Dicky, di Jakarta, Senin (17/1).

Dicky mengatakan, puncak kasus Omicron diprediksi akan terjadi dalam waktu dekat karena penularannya yang cepat.

Baca juga: Prajurit TNI Dikeroyok Hingga Tewas, Begini Kronologinya

Terlebih lagi orang yang terpapar Omicron mayoritas tanpa mengalami gejala apa pun, lanjutnya.

"Sehingga ada dua amplikasi dari tidak gejala ini adalah pertama umumnya tidak terdeteksi. Kedua, ini yang membuat ledakan cepat tanpa diketahui," ujar Dicky.

Menurut Dicky, Pemprov DKI Jakarta harus mempercepat pelacakan kasus masyarakat yang terpapar Omicron.

Sebab, kata Dicky, Jakarta merupakan indikator situasi paparan Covid-19 maupun varian baru dalam skala nasional. (OL-4)

BERITA TERKAIT