15 January 2022, 19:57 WIB

Erick Thohir: Indonesia Butuh Regenerasi Kepemimpinan


Widhoroso |

MENTERI BUMN Erick Thohir mendorong perusahaan-perusahaan menyiapkan talenta muda terbaik yang dimiliki untuk menyiapkan regenerasi kepemimpinan. Regenerasi kepemimpinan juga sebagai wujud dari transformasi BUMN di bidang human capital atau Sumber Daya Manusia (SDM).

"Allah SWT memberikan kita kepintaran dan hasil karya yang luar biasa, tapi dengan keterbatasan umur. Itu yang saya tekankan di BUMN harus ada regenerasi kepemimpinan, new leadership," ujar Erick dalam Seminar Nasional 'Transformasi Digital: Menakar Kebijakan Pemerintah dalam Mempersiapkan SDM Unggul Berdaya Saing Global' di Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) Jawa Timur, Sabtu, (15/01).

Erick juga telah sejak lama memiliki sejumlah program dan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan SDM. Seperti Transformasi Human Capital, dengan menempatkan 15 persen posisi direksi pada kaum perempuan dan 10 persen generasi muda pada 2023.

Erick juga menggagas membentuk BUMN Muda, sebagai wadah inkubasi dalam menyiapkan kepemimpinan agar regenerasi di BUMN berjalan. Karena itu kini banyak talenta-talenta muda namun juga berkompeten yang mengisi posisi strategis di tubuh BUMN.

"Karena itu sekarang banyak direksi di BUMN umurnya di bawah 42 tahun. Jumlahnya kian hari kian banyak. Tahun ini baru 5%, tapi di 2023 direktur muda di BUMN minimal 10%," kata dia.

Erick juga mengajak kepada seluruh generasi muda, khususnya para mahasiswa UMM menjadi generasi yang produktif. Hal ini ditekankan oleh Erick karena generasi muda di masa mendatang adalah pewaris yang akan memegang kendali bangsa. "Jadi ayo generasi muda Indonesia, adik-adik mahasiswa, jangan jadi generasi rebahan, konsumtif tetapi jadi generasi yang produktif," ujar Erick.

Dengan adanya bonus demografi di 2030 serta menyambut Indonesia Emas 2045, Erick mendorong generasi muda untuk terlibat aktif dalam berkontribusi memajukan negara. Karena jika generasi muda tidak mengambil momentum tersebut, maka sudah dipastikan akan direbut oleh bangsa lain.

"Kesempatan ini bisa kalian rebut lagi. Kalau tidak maka akan diisi oleh bangsa lain dan yang akan rugi kita semua," kata dia

Erick juga membuka pintu lebar BUMN untuk memberikan kesempatan mahasiswa UMM meningkatkan kompetensi dan kapabilitas melalui program magang di BUMN.  "Saya juga menawarkan bagaimana kita bisa bekerja sama antara BUMN dengan UMM dalam program magang," ujar Erick yang dihadiahi sebagai Keluarga Kehormatan UMM. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT