14 January 2022, 20:16 WIB

Tak Cukup Jaga Kebersihan Tangan, Ahli Sarankan Penggunaan Nose Sanitizer 


Atalya Puspa | Humaniora

PANDEMI Covid-19 telah berlangsung selama 2 tahun. Saat ini pun terdapat banyak varian baru yang ditemukan seperti delta, omikron, hingga IHU yang patut diwaspadai. Melihat hal tersebut, proteksi diri dari paparan virus menjadi sangat penting. 

Saat ini, menjaga kebersihan tangan menjadi penting. Namun yang belum banyak disadari ialah menjaga saluran pernapasan dari masuknya virus dan bakteri. Mantan Menteri Kesehatan Achmad Sujudi mengungkapkan, para pakar kesehatan dunia mengungkapkan bahwa penggunaan nose sanitizer menjadi penting. 

Pasalnya, virus atau partikel lain terhirup masuk melalui hidung. Kemudian akan menyebar keseluruh tubuh bersamaan dengan penyaluran oksigen ke melalui pembuluh darah. 

“Virus dapat lolos dari masker. Sebagai penguat dari prokes, nose sanitizer memiliki peran untuk mencegah virus masuk menuju paru-paru," kata Achmad dalam keterangan resmi, Jumat (14/1). 

Ia mengungkapkan, menggunakan masker saat beraktivitas di tempat publik belum cukup memproteksi diri. Untuk itu, dibutuhkan nose sanitizer berupa semprotan hidung yang mampu meminimalisir risiko menangkal virus serta partikel lain yang menyebar melalui udara. 

Nose sanitizer adalah alat kesehatan yang digunakan untuk mensterilkan hidung dari berbagai virus atau partikel yang bercampur dengan udara yang kita hirup. 

Baca juga : Kasus Omikron Bertambah Jadi 572 Orang, Kemenkes Perkuat Pelaksanaan 3T

Ia menegaskan, masyarakat perlu menerapkan semboyan jangan tertular dan tidak menularkan. Untuk mewujudkan hal tersebut, lanjut dia, perlu diketahui mekanisme penularannya termasuk pintu masuk virus tersebut ke badan kita. 

“Port d'entre yang tidak lain adalah hidung, mulut dan mata, terutama hidung yang merupakan saluran utama pernapasan kita," tambah Sujudi. 

Ia menyatakan, upaya membersihkan rongga hidung, mematikan virus yang akan masuk ke saluran pernafasan harus dilakukan dengan benar, banyak yang melakukan tidak sesuai ketentuan Kesehatan. Seperti pemakaian uap air yang dihisap, dengan suhu uap air sekitar 60- 80 derajat Celcius. Hal itu rupanya dapat berpengaruh terhadap paru-paru yang menyebabkan oedema paru. 

"Untuk itu, ada produk farmasi, yang berbentuk nose sanitizer yang dalam penelitiannya dapat mengurangi viral load bagi penderita covid-19 dengan gejala ringan dan bisa memberikan efek pencegahan," jelas dia. 

Salah satu nose sanitizer yang diketahui bisa membunuh virus dalam hitungan menit, yaitu Enovid dikembangkan oleh SaNotize Canada, membunuh virus covid -19 hingga 99,9%. 

"Nose sanitizer yang dikembangkan ini sudah terbukti tidak hanya sebagai pencegah virus penyebab covid-19, tetapi juga membunuh virus covid-19 ini dengan cepat," tambah CEO dan Pendiri SaNotize Gilly Regev. (OL-7)

BERITA TERKAIT