12 January 2022, 23:51 WIB

Pemkot Bogor Sasar 112.349 Lansia dan Pelayan Publik untuk Vaksinasi Booster


Ant | Humaniora

DINAS Kesehatan Kota Bogor, Jawa Barat, menargetkan vaksinasi penguat bagi warga lanjut usia (lansia) dan petugas pelayanan publik sebanyak 112.349 orang yang dilaksanakan 13 hingga 15 Januari 2022.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Bogor dr Sri Nowo Retno di Kota Bogo mengatakan data warga untuk vaksinasi penguat itu, terdiri atas warga lansia sebanyak 34.698 orang dan petugas publik dan masyarakat umum 77.651 orang.

"Vaksinasi penguat akan dilaksanakan besok (Kamis) untuk lansia dan besoknya dimulai juga untuk petugas publik," katanya, Rabu (12/1)

Retno menjelaskan dari total target sasaran 819.444 orang pada dosis satu dan dua, jumlah sasaran vaksinasi penguat harus menyesuaikan karena bersyarat hanya untuk usia 18 tahun ke atas.

Menurut dia, pelaksanaan vaksinasi COVID-19 dosis penguat didasari oleh hasil kajian dan rekomendasi berdasarkan literatur dari berbagai sumber yang dilakukan oleh Indonesian Technical Advisory Group on Immunization (ITAGI).

Hasil kajian tersebut disampaikan melalui surat nomor ITAGI/SR/2/2022 perihal Kajian Vaksin COVID-19 untuk Booster. Dengan mempertimbangkan kajian dan rekomendasi yang dikeluarkan oleh ITAGI tersebut, kata Retno, maka pemberian vaksinasi COVID-19 penguat dinyatakan aman dan harus dilaksanakan sesuai dengan prosedur. Atas arahan dari pemerintah, katanya, vaksinasi penguat bagi lansia dapat dimulai di seluruh kabupaten dan kota.

Sementara bagi sasaran nonlansia, vaksin COVID-19 penguat diberikan syarat dapat dilaksanakan di kabupaten dan kota yang sudah mencapai 70 persen dosis satu total dan 60 persen dosis satu lansia, dengan jarak waktu dari vaksin dosis dua enam bulan.

Retno melaporkan menurut data hingga Selasa (11/1) capaian vaksinasi COVID-19 di Kota Bogor untuk dosis satu mencapai 101,45 persen. Sedangkan dosis satu untuk lansia sebesar 80,21 persen.

Atas capaian itu, kata dia, Kota Bogor sudah bisa melaksanakan vaksin COVID-19 penguat untuk sasaran nonlansia atau warga berusia di atas 18 tahun. (OL-8)

 

BERITA TERKAIT