12 January 2022, 14:00 WIB

Jelang Ujian, Otak Anda Harus Rileks


Basuki Eka Purnama |

MEMBUAT otak rileks sebelum ujian menjadi saran dari psikolog anak dan remaja Vera Itabiliana Hadiwidjojo, khususnya untuk remaja yang akan mengikuti ujian, termasuk Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK)-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN).

"Kalau saya, ke anak-anak saya, 1-2 hari sebelum ujian, drop everything. Jadi benar-benar rileks dengan catatan sudah belajar dari kemarin-kemarin. Jadi otak diistirahatkan dulu supaya pada hari H bisa bekerja optimal," ujar dia dalam suatu konferensi pers virtual, dikutip Rabu (12/1).

Menurut Vera, yang berpraktik di Lembaga Psikologi Terapan Universitas Indonesia itu, otak akan bekerja dalam kondisi seseorang rileks. Sering kali, ketika pasrah, hasil ujian akan lebih bagus karena otak rileks.

Baca juga: Ini Penyebab Anak Frustasi Usai Gagal Ujian

"Jangan lupa otak bekerja saat rileks. Kalau terlalu tegang tidak bagus. Sering kali kalau ujian ketika pasrah hasilnya bagus karena otak rileks," kata dia

Di sisi lain, kebutuhan dasar seperti tidur, makan dan berolahraga juga perlu terpenuhi. 

Usahakan tidur cukup, makan teratur tiga kali sehari, dan melakukan olahraga selama 30 menit setiap hari agar hormon stres keluar secara otomatis dari dalam tubuh.

Pada mereka yang stres, umumnya terlihat dari sejumlah hal antara lain lebih murung dan emosional. Terkadang, memilih bermain gim ketimbang belajar juga bisa menjadi jalan keluar di tengah stres yang mendera.

"Remaja, kemampuan untuk memikirkan efek jangka panjangnya masih terbatas, jadi lebih pilih apa yang menyenangkan untuk saat ini (akan dipilih)," ujar Vera. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT