04 January 2022, 07:20 WIB

Perubahan Paradigma Pelestarian


Widjaja Martokusumo & Catrini P Kubontubuh/M-1 |

Teori dan praktik awal pelestarian dalam tradisi Barat sangat didominasi oleh bentukan fisik dan konsep autentisitas. Sebaliknya, pelaksanaan di Timur lebih mempertimbangkan aspek nonfisik, serta bisa menerima perubahan-perubahan yang terjadi secara intrinsik dalam sejarah. Perubahan paradigma ini direfleksikan dalam Hoi An Protocol Tahun 2009 dan Dokumen Nara + 20 Tahun 2014 tentang praktik pelestarian dengan paradigma yang lebih luas.

Terdapat tiga konsekuensi penting dalam pelaksanaannya, yakni:

-Pertama, pelestarian menyangkut sebuah proses untuk megintegrasikan tiga komponen kunci, yaitu aspek fisik, signifikansi budaya, dan karakter masyarakat lokal.

-Kedua, perubahan dimungkinkan dalam pelestarian. Pelestarian tidak hanya masalah fisik semata, tapi mencakup pula aktivitas dan fungsi objek tersebut, serta pengelolaan perubahan.

-Ketiga, pelestarian menjadi upaya untuk membentuk dan mengendalikan masa depan.

 

undefinedSumber: Kemendikbud-Ristek/Desa Bejijong/Majapahit: Batas Kota dan Jejak Kejayaan di Luar Kota/National Geographic Indonesia/Litbang 
 
 
 
Dengan demikian, sangat diperlukan pemahaman terhadap nilai-nilai dan aspek nonfisik. Pelaksanaan pelestarian tidak terlepasdari kepedulian (awareness) dari masyarakat setempat. Implikasinya menyiratkan perlunya masyarakat lokal selalu dilibatkan dalam praktik pelestarian. Pelibatan berupa partisipasi masyarakat akan menjamin keberlanjutan kegiatan pelestarian sebagai bagian dari kehidupan kesehariannya. (Widjaja Martokusumo & Catrini P Kubontubuh/M-1)

 

Biodata:

Nama: Prof Dr-Ing Ir Widjaja Martokusumo

Jabatan:

-Ketua Kelompok Keahlian Perancangan Arsitektur – SAPPK ITB

-Sekretaris Institut, ITB

-Ketua Pelaksana Penelitian Kawasan Ibu Kota Majapahit di Trowulan

Kiprah:

-Dosen tamu di Fachhochschule Erfurt, 2008/2009

-Dosen tamu di Vilnius Gedeminas Technical University (VGTU), Lithuania, 2018

-Penerima MAVF (Melbourne-Asia Visiting Fellowship), 2015-2016

 

Nama: Dr Ir Catrini Pratihari Kubontubuh M.Arch

Jabatan:

-Ketua Badan Pelestarian Pusaka Indonesia (BPPI/Indonesian Heritage Trust)

-Wakil Ketua Southeast Asia Cultural Heritage Alliance, Bangkok, Thailand

-Peneliti Program Doktor Arsitektur SAPPK-ITB, 2014-2021

BERITA TERKAIT