31 December 2021, 20:20 WIB

Halal Vlog Competition BPJPH 2021 Hadirkan Sejumlah Insight Menarik


Widhoroso |

LOMBA Vlog Halal atau Halal Vlog Competition 2021 yang digelar Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Kementerian Agama baru saja berakhir. Ajang ini menghadirkan sejumlah insight menarik dari para peserta sebagai representasi masyarakat.

"Ada beberapa insight menarik yang kita peroleh dari gelaran ini Hal itu sesuai dengan  pemilihan tema yang memang menggelitik ide dan persepsi masyarakat sebagai peserta lomba," kata Kepala Pusat Registrasi dan Sertifikasi Halal BPJPH, Mastuki di Jakarta, Jumat (31/12).

Halal Vlog Competition 2021 yang digelar sejak awal Oktober sengaja mengangkat tema menggelitik 'Halal itu Apa Sih?'. Tema ini dipilih dengan harapan dapat tergali sebanyak-banyaknya pandangan masyarakat umum tentang pengertian halal.

"Kebanyakan dari video-vlog peserta membahas tentang halal dari sudut pandang produk makanan dan minuman saja. Padahal halal lebih luas dari itu, bisa jadi berupa produk kosmetik, obat, barang gunaan, produk kimiawi, produk biologi dan produk rekayasa genetik, juga jasa," kata Mastuki.

Insight berikutnya, lanjutnya, adalah mayoritas video-vlog yang masuk masih memahami bahwa sertifikat halal di Indonesia dikeluarkan oleh MUI. "Faktanya sejak 17 Oktober 2019 sesuai amanat Undang-undang Jaminan Produk Halal, sertifikat halal diterbitkan oleh BPJPH," lanjut Mastuki.

Hal itu, lanjut Mastuki, dapat dipahami mengingat sebelum BPJPH berdiri, sertifikasi halal telah dilaksanakan MUI melalui LPPOM MUI selama kurang lebih 30 tahun.

Gelaran Halal Vlog Competition 2021 juga mencerminkan tingginya perhatian masyarakat terhadap isu halal. Lomba berhadiah total Rp60 juta ini diikuti peserta dengan berbagai latar belakang seperti pelaku usaha, pegawai swasta, wirausaha, pegawai negeri, mahasiswa, dan siswa-siswi madrasah dan sekolah. "Beberapa pandangan masyarakat yang kita peroleh menjadi masukan penting bagi BPJPH dalam merumuskan kebijakan ke depan, khususnya terkait sosialisasi, edukasi, dan publikasi Jaminan Produk Halal," tambah Mastuki.

Besarnya antusiasme peserta lomba nampak dari sedikitnya 3.854 orang mengakses website pendaftaran lomba. Selama periode pendaftaran, sebanyak 340 video yang memenuhi persyaratan diterima panitia melalui link yang tersedia.

Juara 1 ajang ini diraih Khalis Wira Krisna, dengan judul video 'Halal Indonesia untuk Masyarakat Dunia', diikuti Ziyan Hamzah, dengan judul video "Review Kos(metik)an" di posisi dua, dan Ahmad Jauharul Azkiya, "Menuju Indonesia Pusat Halal Dunia" di peringkat tiga.

Sedangkan lima pemenang favorit adalah Gita Marshella dengan video berjudul 'Halal itu apa sih?!, Irawati Rachman (Halal itu apa sih?), Santhiputri Lastuthi, (Kenapa kosmetik itu harus halal?), Angela Rompis, (Kenapa memilih gaya hidup halal), dan  Dyah Ayu Kusuma Wardhani (Yakin sudah halal?). (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT