24 December 2021, 18:15 WIB

Vaksin Moderna Donasi Pemerintah Jerman Kembali Tiba di Tanah Air


Mediaindonesia | Humaniora

INDONESIA kedatangan dua tahap vaksin sekaligus pada Jumat (24/12). Pada tahap ke-171, Indonesia kedatangan vaksin Moderna sejumlah 2.688.000 dosis dan 342.810 dosis vaksin Pfizer pada kedatangan tahap ke-172.

"Sebanyak 2.688.000 dosis vaksin Moderna merupakan donasi Jerman melalui COVAX dan 342.810 dosis vaksin Pfizer yang berasal dari pembelian langsung," ujar Direktur Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (IKP) Kementerian Komunikasi dan Informatika Usman Kansong, Jumat (24/12/2021).

Usman mengatakan, pada Rabu (22/12) kemarin pemerintah Indonesia juga telah menerima donasi vaksin Moderna dari Pemerintah Jerman sebanyak 2.389.400 dosis.

"Untuk itu, pemerintah Indonesia menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Jerman atas dukungan mempercepat vaksinasi nasional," katanya.

Usman juga mengatakan, terus berdatangannya vaksin di penghujung 2021 ini menandai konsistensi pemerintah Indonesia dalam upaya mencukupi kebutuhan vaksin bagi masyarakat.

Pemerintah Indonesia akan terus mengupayakan kedatangan vaksin, baik melalui jalur bilateral maupun multilateral.

Menurutnya, semenjak kedatangan vaksin perdana yakni wal Desember 2020 hingga hari ini, Indonesia sudah kedatangan vaksin sebanyak 432.9 juta dosis vaksin baik dalam bentuk bulk atau bahan baku dan jadi.

Baca juga: Rumah Sakit Bersiap Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19 dan Non-Covid-19

"Vaksin dalam bentuk bulk tersebut sudah selesai diolah menjadi vaksin jadi. sehingga total vaksin jadi yang datang dan hasil olahan adalah lebih dari 400 juta dosis," ujar Usman.

Menkominfo menambahkan, seluruh vaksin yang datang tersebut adalah bagian dari upaya pemenuhan kebutuhan vaksin bagi masyarakat. Banyaknya jumlah penduduk Indonesia membuat kebutuhan vaksin juga sangat banyak. Apalagi dengan dimulainya program vaksinasi untuk anak, maka kebutuhan vaksin Indonesia meningkat hampir 70 juta dosis.

"Karenanya, sejak awal, Pemerintah Indonesia melakukan upaya diplomasi untuk bisa secara cepat dan lancar mendapatkan akses vaksin," katanya.

Saat ini, lanjutnya, ada sebelas jenis vaksin COVID-19 yang sudah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Khusus usia anak, vaksin yang baru mendapat izin Badan POM adalah Sinovac.

Namun selain itu, Johnny mengimbau masyarakat Kementerian Komunikasi dan Informatika RI Jalan Merdeka Barat No.9 Jakarta Pusat, DKI Jakarta 10110 www.kominfo.go.id untuk tidak pilih-pilih merek vaksin, karena semua merek vaksin yang disediakan pemerintah sama aman dan berkhasiatnya.

"Jangan ambil risiko dengan menganggap pandami telah berakhir. Di samping tetap menjaga dan menjalankan protokol kesehatan," tegasnya. (OL-4)

BERITA TERKAIT