24 December 2021, 15:17 WIB

Inilah Juara Lomba Fotografi dan Writing Competition BPJS Ketenagakerjaan 2021


mediaindonesia.com | Humaniora

BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) mengumumkan juara lomba fotografi dan Writing Competition tahun 2021. Keduanya merupakan rangkaian dari HUT Ke-44 BPJAMSOSTEK yang digelar secara serentak sejak 1 November hingga 5 Desember lalu.

Tercatat ratusan peserta yang berasal dari jurnalis dan masyarakat umum turut ambil bagian dalam kompetisi yang mengambil tema “BPJAMSOSTEK Adaptif dan Solutif Untuk Pekerja Indonesia”. 

“Melalui beragam kompetisi ini kami ini mengajak jurnalis dan masyarakat untuk turut meramaikan perayaan HUT Ke-44 BPJAMSOSTEK," ungkap Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo. 

"Selain itu kami juga berharap perlombaan sekaligus menjadi media edukasi dan publikasi kepada seluruh stakeholder tekait pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan,” kata Anggoro. 

Untuk lomba fotografi, BPJAMSOSTEK yang menggandeng Pewarta Foto Indonesia (PFI) Jakarta membuka 3 kategori yaitu pewarta, umum dan ponsel atau handphone.

Hingga akhir periode pendaftaran terdapat 3.486 karya yang diterima oleh BPJAMSOSTEK, namun hanya 1.537 yang lolos administrasi dan berhak melaju ke tahap penjurian.

Jumlah tersebut jauh meningkat jika dibandingkan dengan kompetisi fotografi tahun 2019. Total hadiah yang diperebutkan juga bertambah yaitu sebesar Rp105 Juta. 

Berdasarkan hasil penilaian dewan juri yang terdiri dari Direktur Utama BPJAMSOSTEK Anggoro Eko Cahyo, Fotografer Agence France Presse (AFP) Adek Berry, dan Fotografer Associated Press (AP Photo) Achmad Ibrahim telah terpilih 44 karya terbaik yang terdiri dari 3 juara dari masing-masing kategori dan 35 nominator. 

Adapun pemenang Lomba Foto BPJAMSOSTEK, yaitu: 

Kategori Pewarta
Juara 1: Fauzan - Antara
Juara 2: Evan Zumarli – Sumatera Ekspres
Juara 3: Muhamad Solihin - 

Kategori Umum
Juara 1: Ichsan Said
Juara 2: Nyoman Hendra
Juara 3: Mirza Baihaqie 

Kategori Ponsel
Juara 1: Muhammad Cahayadi
Juara 2: Aceng Sofian
Juara 3: Tahta Adilia 

“Apresiasi yang tinggi saya berikan kepada seluruh peserta yang sangat antusias mengikuti kompetisi ini.  Tidak mudah bagi dewan juri untuk memilih juara dari ratusan karya terbaik yang telah dikirimkan. Saya juga mengucapkan selamat khususnya kepada 44 foto terbaik yang terpilih menjadi pemenang dan masuk dalam nominasi,” terang Anggoro. 

Sementara itu untuk BPJAMSOSTEK Writing Competition tahun 2021, pesertanya merupakan jurnalis media cetak dan online dari seluruh Indonesia. Total hadiah yang mencapai Rp83,5 juta menarik animo dari banyak peserta.

Hal ini terlihat dari jumlah pendaftar yang tercatat ada 230 jurnalis dengan total 452 artikel. BPJAMSOSTEK juga membagi kompetisi ini dalam 3 kategori yaitu Hard News Media Online, Feature Media Online serta Feature Media Cetak.

Hasil penilaian Dewan Juri yang terdiri dari Ketua Dewan Pengawas BPJAMSOSTEK Muhammad Zuhri, Anggota Dewan Pers Agus Sudibyo dan Pemimpin Redaksi Bisnis Indonesia Maria Y Benyamin telah menentukan 3 juara dari masing-masing kategori. 

Berikut daftar pemenang BPJAMSOSTEK Writing Competition 2021

Kategori Hard News - Media Online

Juara 1 : Aditya Jaya Iswara - Kompas.com
Juara 2 : Ecep Sukirman - Pikiran-rakyat.com
Juara 3 : Andira - Suarakarya.id 

Kategori Feature - Media Online

Juara 1 : Muhammad Iqbal Fahmi - Kompas.com
Juara 2 : Lilik Darmawan - Mediaindonesia.com
Juara 3 : Iim Fathimah Timorria - Bisnisindonesia.id 

Kategori Feature - Media Cetak

Juara 1 : Novantar Ramses Negara - Pontianak Post
Juara 2 : Dinda Wulandari - Bisnis Indonesia
Juara 3 : Henny Elyati - Riau Pos 

BPJAMSOSTEK menjamin seluruh kompetisi tersebut tidak dipungut biaya. Oleh karena para pemenang dihimbau untuk berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan BPJAMSOSTEK. 

Senada dengan Anggoro, Muhammad Zuhri juga memberikan selamat kepada seluruh pemenang lomba. Tak lupa dirinya juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah berpartisipasi dengan mengirimkan artikel-artikel terbaik yang mengulas tentang BPJAMSOSTEK. 

“Kompetisi menulis ini sangat dibutuhkan untuk meningkatkan kompetensi para jurnalis khususnya terkait program dan manfaat jaminan sosial yang diselenggarakan oleh BPJAMSOSTEK. Dengan demikian diharapkan nantinya jurnalis juga dapat menjadi agen yang turut melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat dan pekerja akan pentingnya menjadi peserta BPJAMSOSTEK,” tutup Zuhri. (RO/OL-09)

BERITA TERKAIT