19 December 2021, 10:34 WIB

Varian Omikron Lima Kali Lebih Menular Dibanding Varian Delta


Theofilus Ifan Sucipto |

KEMENTERIAN Kemenkes (Kemenkes) menjelaskan bahaya penularan virus covid-19 varian delta versus omikron. Penjelasan itu untuk membuat masyarakat paham alasan pemerintah mengimbau masyarakat tidak ke luar negeri sementara.

“Varian omikron memiliki daya tular lima kali lipat dari varian delta,” kata juru bicara vaksinasi covid-19 Kemenkes Siti Nadia Tarmizi dalam keterangan tertulis, Minggu, (19/12).

Nadia menyebut daya tular yang kilat membuat sejumlah negara tengah berjibaku melawan varian omikron. Contohnya di Eropa, Afrika, hingga Amerika Serikat (AS).

Baca juga: Sambut G20 Bali, Sandiaga Resmikan KM Kirana VII di Benoa

“Saat ini kasus di sana melonjak tajam mencapai rekor tertinggi,” papar dia.

Meskipun tidak secepat penularan omikron, kata Nadia, varian delta sempat membuat Indonesia kewalahan. Kala itu, Indonesia mengalami puncak penularan covid-19 pada Juli 2021.

“Yang mengakibatkan tertekannya fasilitas kesehatan,” jelas dia.

Nadia menegaskan perbandingan kasus omikron di luar negeri dan puncak kasus delta di Indonesia perlu diperhatikan. Jangan sampai penularan omikron kadung meluas di Indonesia.

“Penting sekali bagi kita saling menjaga orang-orang terdekat agar tidak tertular covid-19 terlebih dengan adanya varian omikron,” ucap dia.

BERITA TERKAIT