12 December 2021, 15:45 WIB

Anak dengan Bibir Sumbing Berpotensi Stunting


Rosmery Christina Sihombing | Humaniora

BIBIR sumbing merupakan kelainan bawaan yang terjadi akibat gangguan penyatuan bibir, gusi, atau langit-langit saat kehamilan trimester pertama. Anak-anak dengan bibir sumbing berpotensi mengalami stunting, karena mereka mengalami kesulitan makan, sehingga asupan gizi pun terganggu.

Dengan menyadari hal itu, RSUD Suradadi Tegal bekerja sama dengan Rotary Club Semarang Bojong dan PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul, menggelar bakti sosial operasi gratis bibir sumbing (labio) serta bibir sumbing dan langit-langit (palato) pada 30 anak dan bayi dari keluarga kurang mampu.

Menurut Direktur RSUD Suradadi, dr Ruszaeni, operasi yang dimulai Sabtu (11/12) itu diselenggarakan berkaitan dengan HUT ke-12 RSUD.

"Pasien bibir sumbing yang akan dioperasi berasal dari Brebes, Kudus, Cilacap," katanya saat serah terima pasien yang akan dioperasi secara simbolis, yakni seorang bayi dengan bibir sumbing, secara virtual di Tegal.

Sementara itu, Direktur Sido Muncul Irwan Hidayat menyerahkan bantuan biaya operasi sebesar Rp240.740.000, kepada Membership Committee Rotary Club of Semarang Bojong, Eleonora Aprilita.

"Saya bersyukur bisa berbagi. Untuk keluarga pasien yang anak-anaknya nanti dioperasi semoga anak-anak bisa menatap hidup lebih baik. Dan program ini juga membantu pemerintah mengatasi anak-anak stunting dan kurang gizi," kata Irwan.

Ia juga berharap operasi berjalan lancar, pasien-pasien dapat kembali tersenyum, serta dapat meningkatkan kepercayaan diri untuk bersosialisasi.

Salah satu tim medis yang hadir, dr Lukman, Sp PD, mengatakan, sebelum menjalani operasi, anak-anak dikrining terlebih dahulu, diberi makanan tambahan agar berat badan mereka ideal. "Karena ada syaratnya bagi anak untuk dioperasi, minimal berat badannya 12 kg," ujarnya.   

Penyebab kelainan bibir sumbing berkaitan dengan keturunan, perkawinan keluarga dekat, kekurangan gizi, infeksi saat kehamilan dan lainnya. (RO/H-2)

BERITA TERKAIT