04 December 2021, 09:43 WIB

Peringati Hari Guru Nasional, Para Pengajar Muda Dikirim ke Maluku Barat Daya  


mediaindonesia.com | Humaniora

MENURUT Badan Pusat Statistik (BPS), pada Juni 2021 jumlah penduduk Indonesia mencapai 272,23 juta jiwa, dengan 13,87% penduduk usia 15 tahun ke atas belum memiliki ijazah.

Oleh karena itu, Kahf kembali menunjukkan komitmennya dalam menyebarkan kebermanfaatan dan memberikan dampak positif terhadap lingkungan sekitar.

Kahf sebagai brand perawatan pria ingin mengajak seluruh masyarakat dari Sabang sampai Merauke untuk saling membantu dan memberikan motivasi dalam perluasan akses pendidikan di Indonesia.

Berkolaborasi dengan Indonesia Mengajar dan Alfamart, Kahf meluncurkan program #KahfUntukNegeri dengan tema “Mengambil Peran dan Berdampak Untuk Pendidikan di Indonesia”.

Kahf menggelar Virtual Talkshow dan Penyerahan Donasi Pendidikan sebagai bentuk dukungan terhadap pendidikan anak-anak Indonesia terutama di daerah yang membutuhkan.

Dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional pada 25 November 2021, Kahf melanjutkan rangkaian kampanye #KahfUntukNegeri dengan menghadirkan puncak acara yang berisi virtual talkshow seputar dunia pendidikan untuk membahas situasi dan kebutuhan pendidikan Indonesia saat ini.

Menghadirkan tokoh inspiratif di bidang pendidikan, kegiatan ini dihadiri oleh narasumber seperti Mendikbudristek Nadiem Makarim dan Managing Director Indonesia Mengajar Haiva Ratu Muzdaliva.

Kegiatan puncak acara yang diadakan Kahf, sebagai brand yang menjawab kebutuhan perawatan pria masa kini, menjadi bukti nyata kolaborasi lintas industri dalam rangka meningkatkan kualitas dan akses pendidikan di Indonesia. 

VP Marketing PT Paragon Technology and Innovation Bahrun Afriansyah,menjelaskan “Pandemi Covid-19 menciptakan kesenjangan pendidikan terhadap anak-anak yang tinggal di pelosok karena implementasi proses belajar mengajar secara daring."

"Karena tidak semua wilayah di Indonesia memiliki jaringan internet yang memadai dan tidak semua murid serta orang tua memiliki kemampuan untuk mengaksesnya," katanya dalam keterangan pers, Sabtu (4/12).

"Hal ini menyebabkan anak-anak yang datang dari kelas ekonomi rendah dan yang tinggal di daerah pelosok mengalami learning loss yang cukup tinggi," jelas Bahrun.

Untuk itu, PT Paragon Technology and Innovation melalui Kahf dengan campaign #KahfUntukNegeri menghadirkan program pengembangan pendidikan untuk daerah yang membutuhkan bantuan pendidikan.

"Kami mengajak seluruh insan muda Indonesia untuk berpartisipasi dalam menciptakan perubahan positif untuk pendidikan Indonesia,” ucap Bahrun.

Mendikbudristek Nadiem Makarim mengatakan,“Kemendikbud Ristek RI sangat mengapresiasi segala bentuk kolaborasi dan program yang dapat memberikan dampak positif terhadap kualitas pendidikan di Indonesia."

"Kahf sebagai representasi generasi millennial saat ini telah secara berkelanjutan menunjukkan partisipasi aktifnya dalam giving back to the community," jelasnya. 

"Saya berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk bertukar pikiran dan mengajak seluruh masyarakat untuk turut berpartisipasi dalam pemerataan pendidikan di daerah-daerah yang masih membutuhkan bantuan pendidikan,” ucap Nadiem. 

Di sisi lain, Solihin selaku Corporate Affairs Director PT Sumber Alfaria Trijaya (Alfamart) mengatakan,“Sejalan dengan visi Alfamart untuk meningkatkan kualitas dan mendukung pemerataan pendidikan di Indonesia."

"Kami berkolaborasi dengan Kahf sebagai bukti nyata kolaborasi lintas industri. Kami percaya bahwa seluruh elemen masyarakat, terutama anak-anak di daerah pelosok Indonesia, sudah seharusnya mendapatkan akses yang mudah untuk pendidikan yang layak," jelasnya.

"Kami berharap kolaborasi ini dapat mendukung semangat generasi muda untuk terus belajar dan mengenyam pendidikan setinggi-tingginya,” ucap Solihin. 

Melalui kegiatan puncak acara campaign #KahfUntukNegeri ini, Kahf juga menyalurkan donasi yang telah dikumpulkan untuk mengirimkan pengajar muda ke Kabupaten Maluku Barat Daya untuk melakukan pendampingan kepada 8 sekolah, 30 guru, dan lebih dari 300 siswa dalam rangka pengembangan kualitas pendidikan.

Haiva Ratu Muzdaliva selaku Managing Director Indonesia Mengajar mengatakan “Sejalan dengan misi Indonesia Mengajar untuk mendorong tumbuhnya gerakan sosial pendidikan di Indonesia."

"Kami harap kolaborasi ini dapat mendorong keterlibatan seluruh lapisan masyarakat dalam upaya mencerdaskan kehidupan bangsa. Kami sangat mengapresiasi inisiatif Kahf melalui campaign #KahfUntukNegeri yang telah turut mengambil peran dalam memajukan pendidikan di Indonesia,” jelas Hiava.

Kahf terus berkomitmen untuk mendorong masyarakat untuk saling menginspirasi untuk menjadi pribadi yang lebih baik dan menciptakan perubahan di lingkungan sekitar.

"Melalui campaign #KahfUntukNegeri, kami berharap dapat memberikan motivasi dan inspirasi kepada seluruh masyarakat bahwa setiap aksi kecil dapat menciptakan dampak yang besar,” tutup Bahrun. (RO/OL-09) 

 

BERITA TERKAIT