03 December 2021, 21:55 WIB

Prof Deby Ingin Jadikan RI Pusat Medical Tourism Sel Punca


Eni Kartinah | Humaniora

ISTILAH stem cell lebih dikenal dengan sel punca. Stem cell adalah sel biologis yang merupakan jejak utama DNA. Kelebihan sel punca adalah dapat meremajakan diri dan menghasilkan lebih banyak sel yang berguna sebagai sumber pembentuk sel baru.

Tak hanya itu, sel punca juga bertugas dalam memastikan setiap sel rusak diganti dengan sel yang baru.Sel punca pun disebut sebagai “pabrik” dari sel-sel apapun dalam tubuh manusia.

Karena fungsinya sebagai “pabrik sel”, fungsi tersebut kemudian dimanfaatkan dunia kedokteran untuk menyembuhkan beragam penyakit dengan melakukan terapi yang dapat menciptakan jaringan, organ, serta sel baru dalam tubuh.

Terapi sel punca sendiri memungkinkan peserta sembuh dari penyakitnya. Maka layanan medis berbasis sel punca menjadikan metode medis yang satu ini makin digemari masyarakat. Salah satu yang menyajikan layanan ini adalah Celltech Stem Cell Centre laboratory & Banking (CSC).

Kiprah Celltech Stem Cell Centre laboratory & Banking yang berpusat di di Vinski Tower Jl. Ciputat Raya No.22A Pondok Pinang, Jakarta Selatan dalam memajukan layanan medis sel punca mendapat anugerah Gatra Award 2021 sebagai Ikon di bidang teknologi.

Penghargaan tersebut adalah untuk kedua kalinya bagi Prof. Deby mendapat penghargaan dari Gatra. Sebelumnya pada tahun 2014 Prof. Deby mendapat penghargaan dengan kategori ikon di bidang kesehatan.

Pemilik Celltech Stem Cell Centre laboratory & Banking (CSC), Prof. dr. Deby Vinski, MSc, PhD, menyambut apresiasi yang diberikan Gatra melalui Gatra Award 2021 ini.

“Celltech Stem Cell Centre laboratory & Banking juga menjadi komitmen kami untuk menjadikan Indonesia sebagai pusat tujuan medical tourism dengan memberikan pelayanan dan kualitas terbaik dan juga bertujuan untuk meningkatkan devisa negara,” papar dr.Deby pada keterangan pers, Jumat (3/12). 

Diketahui, sel punca terbukti sangat bermanfaat untuk pengobatan berbagai penyakit degeneratif seperti diabetes, lupus, dementia, alzheimer, parkinson, kanker dan lain-lain, juga untuk kelainan seperti cerebral palsy, autis, dan sebagainya. Selain itu juga bisa digunakan untuk mengembalikan vitalitas pria dan wanita.

Deby mengakui, salah satu tujuan membangun Celltech Stem Cell Centre antara lain adalah untuk menjadikan Indonesia pioneer medical tourism dengan one stop service stem cell therapy bagi pelayanan sel punca bertaraf Internasional.

"Negara lain tak punya daya tarik seperti Indonesia. Mereka hanya menjual layanan kesehatan saja. Indonesia punya keindahan alam dan juga budaya yang menarik, sehingga mereka bisa berobat ke sini sekaligus berwisata," katanya. (Nik/OL-09)

BERITA TERKAIT