30 November 2021, 15:50 WIB

Eijkman: Varian Baru Dikhawatirkan Pengaruhi Efektivitas Vaksin


Faustinus Nua | Humaniora

PENELITI Lembaga Biologi Molekuler (LBM) Eijkman Amin Soebandrio mengungkapkan bahwa covid-19 varian Omicron dikhawatirkan bisa mempengaruhi efektivas vaksin. Dengan potensi penularan yang lebih cepat dari pada varian lain, Omicron kini menjadi perhatian para peneliti.

"Dikhawatirkan ya (mempengaruhi efektivitas vaksin), tapi belum dibuktikan," ujarnya kepada Media Indonesi, Selasa (30/11).

Baca juga: Strategi Badan POM Percepat Kemandirian Vaksin Merah Putih

Menurutnya, hadirnya varian baru itu bisa mempengaruhi pengembangan vaksin Merah-Putih. Akan tetapi, dengan belum adanya penelian lebih lanjut, maka vaksin Merah-Putih masih terus dikembangkan sesuai desain awal.

"Sementara ini belum ada arahan atau pedoman apakah vaksin harus disesuaikan terhadap varian tertentu," jelas Amin.

Untuk saat ini, vaksin Merah-Putih yang dikembangkan Eijkman memasuki tahap uji pra-klinis di laboratorium. Diaharapkan vaksin tersebut bisa mendukung kemadirian vaksin di Indonesia.

Adapun, varian Omicron muncul pertama kali di Afrika Selatan. Kini varian baru itu sudah terkonfirmask ditemukan di beberapa negara. (OL-6)

BERITA TERKAIT