25 November 2021, 11:45 WIB

Yuk Mengenal Tumbuhan Dikotil dan Ciri-Cirinya


Febby Saraswati | Humaniora

SAAT Anda berada di bangku sekolah pasti sering mendengar tumbuhan dikotil. Tahukah Anda artinya?

Tumbuhan dikotil merupakan tumbuhan berbunga yang mempunyai biji berkeping dua. Pada tumbuhan dikotil, bijinya dilindungi daun buah atau disebut karpel. 

Tumbuhan yang tergolong dikotil ini  memiliki sepasang daun lembaga atau kotiledon. Daun lembaga terbentuk dari tahap biji, oleh karenanya sebagian besar anggotanya memiliki biji-bijian yang mudah terbelah menjadi dua bagian. 

Baca juga: Ayo Mengenal Mitokondria dan Fungsinya

Tumbuhan dikotil pastinya memiliki ciri-ciri yang membedakannya dari tumbuhan monokotil, yaitu:

1. Struktur daun 

Untuk tumbuhan dikotil, tulang daun memiliki bentuk menjari atau menyirip dan mempunyai jaringan tiang. Stomata yang ada pada daun sebagai organ penting bagi respirasi daun. 

Berbentuk seperti lubang kecil lonjong yang dikelilingi dua sel epidermis khusus yang disebut dengan sel penutup dan hanya ada pada daun yang berwarna hijau.  

Stomata daun ada di permukaannya dan sangat mungkin tumbuhan melakukan pertukaran gas. 

Struktur daun dikotil terdiri dari:

  • Epidermis yang terdiri dari sel-sel kipas dan stomata. Epidermis daun sendiri dapat berubah menjadi trikoma yang berfungsi untuk melindungi dan memantulkan radiasi cahaya matahari.
  • Jaringan dasar berada diantara kedua epidermis, yakni epidermis atas dan bawah. Mesofil adalah daerah utama tempat terjadinya fotosintesis.
  • Berkas pengangkut terdapat pada tulang daun dan mempunyai susunan seperti pada batangnya. Berkas pengangkut ini adalah gabungan dari xylem dan floem.

2. Struktur pada batang daun 

Jaringan penyusun batang tumbuhan dikotil, ialah sebagai berikut:

  • Epidermis: epidermis pada batang merupakan suatu jaringan sel hidup di luar batang yang tersusun pada dinding sel yang tipis. Epidermis pada batang tersebut biasanya menutupi organ pada tumbuhan.
  • Korteks: korteks pada batang itu berada pada lapisan epidermis.
  • Endodermis: endodermis pada batang berada di bawah permukaan lapisan epidermis
  • Floem: floem pada batang menyusun sel yang melingkupi berbagai sel-sel serat floem serta juga komponen pembuluh yakni sebagai penyalur makanan pada tumbuhan.
  • Xylem: sel penyusun xylem ini melingkupi elemen trakea, serat xilem serta jugaparenkim xilem. Xylem memiliki fungsi sebagai penyalur air dan juga mineral dari akar ke daun dan terletak pada bagian dalam berkas pembuluh atau juga di bagian dalam cambium. Xilem pada tumbuhan berbunga mempunyai dua tipe sel, yakni trakeid dan juga unsur pembuluh. Kedua tipe sel tersebut merupakan sel mati.

3. Struktur akar dikotil 

Struktur luar akar umumnya terdiri dari batang akar, cabang akar, bulu akar serta tudung akar. Bagian paling ujung dari akar merupakan suatu titik tumbuh yang dilindungi oleh adanya tudung akar (kaliptra) yang dibentuk oleh kaliptrogen. Namun pada tumbuhan dikotil, batas pada ujung akar dengan kaliptra ini tidak jelas. 

Akar tersebut tersusun oleh empat lapisan jaringan pokok, antara lain:

  • Epidermis, memiliki fungsi sebagai penyerap air.
  • Korteks, memiliki fungsi ialah sebagai tempat penyimpanan zat
  • Endodermis, memiliki fungsi dapat mengatur lalu lintas zat ke dalam pembuluh akar.
  • Silinder pusat (stele), terdiri dari perisikel, xilem serta floem.

4. Reproduksi tumbuhan dikotil 

Berikut ini terdapat beberapa reproduksi tumbuhan dikotil, antara lain:

- Vegetatif: Dibagi menjadi dua yaitu alami dan buatan. 

Secara alami, tumbuhan berkembang biak tanpa kawin dan tanpa bantuan tangan manusia. 

Reproduksi secara vegetatif buatan dilakukan dengan merunduk, menyambung dan mencangkok. 

Mencangkok yang dilakukan pada tanaman dikotil dengan metode membuang sebagian kulit dan kabium secara melingkar pada cabang. Selanjutnya daerah lukanya dibalut menggunakan tanah atau media lain dan diikat kencang serta dibiarkan sampai tumbuh akar.

- Generatif: Alat perkembangbiakan angiospermae ialah bunga. 

Bunga terdiri dari perhiasan bunga dan alat kelamin bunga. Perhiasan bunga sendiri terdiri dari kelopak dan mahkota bunga. Alat kelamin bunga sebagai alat perkembangbiakan. 

Di bagian  dalam dari lingkaran perhiasan bunga ialah alat kelamin bunga. Sedangkan alat kelamin bunga terdiri dari benang sari yang alat pembiakan jantan dan putik menjadi alat pembiakan betina. Benang sari terletak pada lingkaran sebelah luar dari putik.

Contoh-contoh tumbuhan dikotil beserta nama latinnya yaitu: 

  • Karet (Hevea brasiliensis)
  • Singkong/Ubi Kayu (Manihot utilissima)
  • Jarak (Ricinus communis)
  • Tumbuhan Kapas (Gossypium sp)
  • Cabai Merah (Capsicum annum)
  • Kentang (Solanum tuberosum)
  • Putri Malu (Mimosa pudica)
  • Bunga Dahlia (Dahlia sp)
  • Tomat (Solanum lycopersicum)
  • Jeruk (Citrus)
  • Anggur (Vitis vinivera)
  • Kacang Tanah (Arachis hypogaea)
  • Ceremai (Phyllanthus acidus)
  • Mangga (Mangifera indica)
  • Puring (Codiaeum variegatum)
  • Jambu Air (Syzygium aqueum)
  • Kacang Kedelai (Glycine soja)
  • Bunga Flamboyan (Delonix regia)
  • Tembakau (Nicotiana tabacum)
  • Cabai Rawit (C. frutescens)
  • Bunga Seruni (Chrysanthemum)
  • Jambu Biji (Psidium guajava)
  • Kakao (Theobroma cacao)
  • Pohon Mahoni (Swietenia mahagony jaca)
  • Cengkeh (Syzygium aromaticum)
  • Kamboja (Plameria acuminata)
  • Johar (Senna siamea)
  • Strawberry (Fragaria daltoniana)
  • Srikaya (Annona squamosa)
  • Ceremai (Phyllanthus acidus)
  • Sawo (Manilkara zapota)
  • Petai (Parkia speciosa)
  • Melinjo (Gnetum gnemon)
  • Buah Rambutan (Nephelium lappaceum)
  • Terong (Solanum melongena)
  • Bunga Matahari (Helianthus annuus)
  • Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia)
  • Kacang Panjang (Vigna sinensis)
  • Ranti atau Leunca (Solanum nigrum)
  • Takokak (Solanum torvum)
  • Kecubung (Datura metei)
  • Pohon Albasia (Albizia chinensis)
  • Jarak Pagar (Jatropha curcas)
  • Kacang Koro (Canavalia gladiata)
  • Lamtoro atau Petai Cina (Leucaena leucocephala)
  • Saga (Adenanthera pavonina)
  • Kamkuat (Citrus japonica)
  • Jambu Monyet (Anacardium occidentale)
  • Bunga Seruni (Chrysanthemum indicum)
  • Waru (Hibiscus tiliaceus)
  • Kembang Merak (Caesalpinia pulcherrima)
  • Durian (Durio zibberthinus)
  • Jeruk Bali (Citrus maxima)
  • Rosela (Hibiscus sabdariffa)
  • Kacang Hijau (Phaseolus radiatus)
  • Bunga Sepatu (Hibiscus rosasinensis) (OL-1)
BERITA TERKAIT