25 November 2021, 07:00 WIB

Swiss-Belinn Airport Jakarta Sajikan Tiga Menu Utama terkait Oktoberfest


Galih Agus Saputra | Humaniora

OKTOBERFEST, festival dua mingguan yang berlangsung di Jerman, boleh berakhir Oktober lalu. Akan tetapi, gegap gempita festival yang kini banyak diadopsi hotel di berbagai dunia itu ternyata masih dapat ditemukan di Swiss-Belinn Airport Jakarta, sepanjang November.

Bir barang kali juga menjadi pusat perhatian dalam festival tersebut. Akan tetapi, berbagai hidangan yang menggugah selera di dalamnya tentu amat sayang jika dilewatkan, termasuk tiga menu utama tahun ini yang disajikan di hotel yang terletak di Jalan Husein Sastranegara Nomor 9, Tangerang, tersebut.

Executive Chef Swiss-Belinn Airport Jakarta, Ari Hidayat, mengatakan tahun ini restoran Swiss-Belinn Airport Jakarta yakni Swiss Bistro menghadirkan hidangan panggang. Ada Macaroni AU Gratin, Potato Au Gratin, dan Baked Rice. Tiga hidangan tersebut tidak hanya menawarkan citarasa Eropa, tetapi juga memadukan selera Asia.

Sekilas, tampilan Macaroni AU Gratin memang tidak terlalu memanjakan mata. Ia sebatas makaroni yang disajikan di atas mangkuk, kemudian dihiasi dengan tomat ceri, daun basil, dan taburan peterseli. Bahan-bahan serupa juga tampak pada Potato Au Gratin. Bedanya, jika bahan utama Macaroni AU Gratin yaitu makaroni, sedangkan Potato AU Gratin berupa kentang.

Namun demikian, kemeriahan justru didapat dari citarasa kedua hidangan tersebut. Sensasi gurih dan harum daging sapi panggang terasa melebur menjadi satu di dalamnya. Teksturnya pun sangat lembut, bahkan lumer di mulut.

Menurut Chef Ari, sensasi rasa gurih itu didapat dari keju. Tak tanggung-tanggung, dalam semangkuk hidangan ia menggunakan tiga macam jenis keju. "Ada mozzarella, permesan cheese, dan cheddar cheese," terangnya kepada Media Indonesia, Kamis (18/11).

Tak hanya berasal dari keju, sensasi rasa gurih juga didapat dari potongan daging sapi (beef bacon), jamur kancing (champignon), dan bawang putih. Lain hal dengan Baked Rice, citarasa yang muncul dari menu ini terasa lebih kuat dan sangat kaya akan rempah.

Chef Ari juga menyertakan potongan daging ayam sekali gigit dalam Baked Rice. Selain tetap menggunakan keju, dalam menu ini ia menambahkan komposisi lain yakni kari ayam yang sangat lembut (creamy).

Baca juga: Kekayaan Kuliner Indonesia Jembatan Penghubung Berbagai Bangsa

"Jadi ini kombinasi rasa antara triple cheese dan chicken curry yang strong. Kari rasanya familiar untuk orang Indonesia. Jadi memang kita tonjolkan supaya dari segi rasa dan item itu masing-masing ada. Makanan ini untuk main course kan tidak terlalu berat. Jadi untuk Oktoberfest ini digabungkan dengan promosi dari kami. Mereka minum bir bisa sambil menikmati menu ini," pungkas Chef Ari. (OL-14)

BERITA TERKAIT