23 November 2021, 11:30 WIB

Ini Bahaya Paparan Sinar Biru Bagi Kulit Wajah Anda


Basuki Eka Purnama | Humaniora

SAAT ini, kehidupan begitu lekat dengan teknologi yang memaksa kita untuk selalu di depan gawai dan barang elektronik. Kegiatan tersebut memiliki dampak buruk, bukan hanya untuk kesehatan mata, namun juga untuk kesehatan kulit akibat paparan sinar radiasi.

Menurut Research and Development dari PT. Kosmetika Global Indonesia Lila Dewi, perangkat seperti laptop, telepon, tablet, TV, dan bahkan bola lampu LED, yang memancarkan sinar biru, merupakan hal yang biasa namun memilik dampak yang buruk bagi kulit wajah jika terlalu lama.

"Sinar biru atau blue light ternyata memiliki dampak dan bisa membahayakan bagi kulit jika sering terkena pancarannya. Paparan cahaya biru bahkan lebih bermasalah bagi orang yang memiliki kulit berwarna," kata Dewi dalam siaran pers dikutip Selasa (23/11).

Baca juga: Pasien Gagal Jantung tidak Boleh Banyak Minum, Ini Alasannya

Dalam sebuah studi 2010, yang diterbitkan dalam The Journal of Investigative Dermatology, sinar biru terbukti menyebabkan hiperpigmentasi pada kulit warna sedang hingga gelap, sementara untuk kulit yang lebih terang relatif tidak terpengaruh.

Pengaruh buruk blue light dapat merangsang produksi radikal bebas di kulit, yang dapat mempercepat munculnya penuaan.

Komunitas medis mengkategorikan warna kulit berdasarkan pada bagaimana ia bereaksi terhadap sinar UV.

Tipe satu adalah warna paling terang dengan sensitivitas sinar UV. Kulit tipe dua terkena sinar biru tetapi tidak mengalami pigmentasi.

Sedangkan kulit berwarna akan menggelap, dan kegelapan itu bertahan selama beberapa minggu. Sinar biru bahkan dapat merusak DNA. (Ant/OL-1)

BERITA TERKAIT