21 November 2021, 22:45 WIB

Kesthuri Sambut Baik Persyaratan Haji dan Umrah dari Arab Saudi 


Mohamamd Farhan Zhuhri | Humaniora

TERKAIT kepastian umrah maupun haji tahun ini, Sekjen Kesatuan Tour Travel Haji Dan Umrah Republik Indonesia (Kesthuri) Artha Hanif mengatakan, pihaknya telah siap dengan seluruh persyaratan yang ditetapkan oleh Kerajaan Saudi Arabia dan diputuskan oleh pemerintah Republik Indonesia dalam hal ini Kementerian Agama. 

Dikutip dari Hajinews.id menyebutkan bahwasanya Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi telah merilis aturan terbaru untuk jemaah umrah dari luar negeri, yakni ketentuan usia dan status vaksinasi covid-19 menjadi syarat utama bagi calon jemaah umrah saat ini. 

"Kalau benar yang diberitakan hanya usia 18-50 tahun saja yang diperbolehkan, itu kemudian awal yang baik yang penting pecah telur dulu paling tidak kita mulai," ungkap Artha Hanif saat dihubungi Media Indonesia, Minggu (21/11). 

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, dengan aturan tersebut bisa menjadi awal dari kepastian jemaah Indonesia untuk beribadah di tanah suci. 

"Yang lainnya akan terus berjalan kalau ternyata 18-50 sukses, kalau kita bicara umur sudah oke dan diperbolehkan, tentu akan mudah ketika bicara yang lainnya," terangnya. 

Selain itu Artha juga menyarankan, adanya kementerian terkait yang bisa menjelaskan tentang keadaan yang saat ini terjadi di Indonesia, khususnya terkait kesehatan. Dirinya berharap kementerian kesehatan Indonesia juga bisa berdialog dengan Arab Saudi dalam hal perizinan vaksin. 

Baca juga : Kedepankan Prokes, Menteri Agama : Kebijakan Umrah Satu Pintu

"Saudi lebih yakin dan memadai kalau Indonesia tidak hanya diwakili oleh menteri agama dan jajaran lengkap tetapi juga dari kementerian kesehatan atau menteri kesehatan," jelasnya. 

Terpisah, Menag Yaqut Cholil Qoumas sebelumnya telah bertemu Gubernur Makkah Khalid bin Faisal Al Saud. Pertemuan berlangsung di Kantor Gubernur Makkah, Minggu (21/11). 

Kepada Khalib bin Faisal, Menag Yaqut menyampaikan perkembangan penanganan covid-19 di Indonesia. Disampaikan juga kebijakan dalam memersiapkan keberangkatan jemaah umrah. 

"Saya hari ini bertemu Gubernur Makkah, Khalid bin Faisal. Saya menyampaikan informasi bahwa penanganan Covid di Indonesia secara umum sudah dapat terkendali," terang Gus Yaqut. 

Menag juga menyampaikan kesiapan Indonesia untuk kembali memberangkatkan jemaah umrah. Menurutnya, Kementerian Agama terus melakukan edukasi kepada calon jemaah haji dan umrah untuk disiplin dalam menjalankan protokol kesehatan. 

"Pemerintah Indonesia juga telah melakukan vaksinasi untuk calon jemaah haji dan umrah," jelas Gus Yaqut. (OL-7)

BERITA TERKAIT