18 November 2021, 19:11 WIB

Dorong Minat Terhadap Seni Lewat Ruang Digital


Ghani Nurcahyadi | Humaniora

 KETERBUKAAN akses informasi serta literasi digital yang kian hari semakin baik dirasakan masyarakat Indonesia bisa berimbas baik pada pelestarian seni tradisi. Pasalnya, promosi dan sosialisasi seni tradisi bisa lebih masif kepada anak muda agar ke depan tetap lestari ditengah banyaknya budaya pop saat ini. 

Pengamat Kesenian sekaligus Dosen Seni Musik dari Universitas Sultan Agung Semarang, Bagus Indrawan menyebutkan minat anak muda bisa tumbuh dengan penggunaan kanal media sosial. Apalagi saat ini ditengah globalisasi, budaya masyarakat dunia semakin bias sehingga hanya bangsa yang memiliki karakter budaya yang kuat akan semakin menunjukkan eksistensinya. 

“Misalnya di sosial media sekarang pelaksanaan event internasional di Bali, itu orang asing sangat suka menggunakan pakaian adat Bali, seni tarinya dan seni tradisi lainnya. Ini menunjukkan bahwa seni tradisi kita itu sangat menarik,” ujarnya. 

Nah, penggunaan media sosial dan platform digotal akan membuat banyak anak muda tertarik untuk melestarikannya. Minat terhadap seni akan muncul mulai dari seni musik tradisi, tarian, lakon dan lainnya. Bagus menyebut saat ini di beberapa daerah banyak anak muda yang mulai menggeluti seni tradisi, dimulai dari rasa penasaran karena melihat sosial media dan lainnya. 

Baca juga : Pelestarian Mangrove Percepat Ambisi Indonesia Turunkan Emisi GRK

“Kalau dilihat juga banyak sekali seni tradisi yang digabungkan dengan seni kontemporer, sehingga muncul sebuah kolaborasi yang baik,” lanjutnya. 

Dirinya memperkirakan, dalam 10 tahun ke depan akan semakin banyak anak muda menggeluti seni tradisi. Oleh karena itu, berbekal teknologi, dirinya berharap semua pelaku seni tradisi bisa melakukan sosialisasi. Sebab, platform untuk menunjukkan keluhuran seni tradisi budaya Indonesia semakin banyak dan bisa menjangkau semua kalangan. 

“Jadi tidak terbatas lagi oleh ruang dan  waktu, sekarang ingin menikmati atau mempelajari seni tradisi itu semudah genggaman tangan. Jadi memang jika dimanfaatkan ini malah bisa berdampak baik bagi pelestarian budaya,” tutupnya. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT