17 November 2021, 05:03 WIB

RSIJ Cempaka Putih Gandeng BPJAMSOSTEK Beri Pelayanan Pasien Kecelakaan Kerja


mediaindonesia.com | Humaniora

RUMAH Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih (RSIJCP) bersama BPJS Ketenagakerjaan (BPJAMSOSTEK) Jakarta Salemba dan sejumlah perusahaan menggelar gathering dalam rangka memberikan pelayanan penatalaksanaan cidera akibat kerja secara paripurna dan program Return To Work dengan one stop service di rumah sakit tersebut.

Direktur Utama RSIJCP dr. Pradono Handojo menilai, kerja sama dengan BPJAMSOSTEK menjadi hal penting lantaran Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih memiliki program terpadu layanan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja.

"Kami dari RSIJ Cempaka Putih sangat senang dan menyambut baik adanya kerja sama ini. Karena bagi kami, apa yang bisa diberikan lebih baik kepada para peserta Jamsostek, kami sangat mendukung," kata dr.Pradono dalam keterangan pers, Selasa (16/11).

"Selain itu kebetulan kami memang fokus di bidang trauma, sehingga harapannya bisa memberikan layanan yang lebih baik terutama pre-hospital," ungkapnya.

dr. Pradono juga berharap, kerja sama serupa bisa dilakukan dengan BPJAMSOSTEK cabang lain agar pihaknya bisa memberikan manfaat lebih luas kepada masyarakat, khususnya peserta BPJAMSOSTEK.

"Ke depannya kami berharap bisa melakukan kolaborasi dan kerja sama dengan cabang-cabang lain selain cabang Salemba dalam melakukan sosialisasi manfaat kepada pekerja," imbuhnya.

Menurut dr.Pradono. tujuan khusus dari kegiatan gathering yakni memberi informasi dan pengetahuan agar lebih mengerti tentang penyakit akibat kerja dan dapat mengurangi korban yang terpapar penyakit akibat kerja guna meningkatkan derajat kesehatan dan produktif kerja

"Dengan menganalisa cidera atau sakit yang mengenai anggota bagian tubuh yang spesifik dapat membantu dalam mengembangkan program untuk mencegah terjadinya cidera karena kecelakaan, sebagai contoh cidera dan menganalisis penyebab alami terjadinya cidera karena kecelakaan kerja," kata Pradono.

Selain itu, pertemuan itu juga digunakan untuk memperkenalkan Raudhah Orthopaedic and Traumatology Centre (ROTC) 

Sementara itu, Kepala Kantor Cabang BPJAMSOSTEK Salemba M. Izaddin mengapresiasi langkah Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih yang berperan aktif mendukung program pemerintah dalam hal ini menjamin perlindungan terhadap pekerja.

"Program ROTC banyak membantu para pekerja yang sudah menjadi peserta BPJAMSOSTEK. Dan program ini akan berjalan baik dengan dukungan pihak rumah sakit. Maka dari itu, kami mengapresiasi keseriusan RSIJCP ini dalam memberikan pelayanan trauma center kepada peserta yang mengalami kecelakaan kerja," ungkap Izaddin.

Adapun, dijelaskan Izaddin, program ROTC memberikan penanganan yang cepat kepada pekerja yang mengalami kecelakaan atau penyakit akibat bekerja.

"Selain itu kecelakaan lain, seperti kecelakaan saat sedang melakukan perjalanan ke tempat kerja atau sebaliknya," ucap Izaddin.

Izzadin menambahkan, sejauh ini pihaknya sudah menjalin kerja sama dengan sejumlah rumah sakit terkait program RSTC tersebut.

"Dan kegiatan gathering ini merupakan bentuk kesinambungan atas kerjasama yang sudah berjalan selama ini," ungkapnya.

Seperti diketahui, jumlah Kecelakaan Kerja di Indonesia saat ini relatif masih tinggi dan berdasarkan data BPJAMSOSTEK  pada tahun 2019 tercatat 114.235 kasus kecelakaan kerja.

Sedangkan pada tahun 2020, periode Januari hingga Oktober, BPJAMSOSTEK mencatat 177.161 kasus kecelakaan kerja, 53 kasus penyakit akibat kerja, dimana 11 diantaranya adalah kasus Covid-19.

Angka itu dihimpun pihak BPJAMSOSTEK berdasarkan klaim yang diajukan atas kecelakaan kerja yang dialami para pekerja

Kecelakaan kerja berdasarkan Pasal 1 angka (6) UU Jamsostek adalah kecelakaan yang terjadi berhubung dengan hubungan kerja, termasuk penyakit yang timbul karena hubungan kerja, demikian pula kecelakan yang terjadi dalam perjalanan berangkat dari rumah menuju tempat kerja, dan pulang ke rumah melalui jalan yang biasa atau wajar dilalui.

Cidera akibat kecelakaan kerja adalah patah,retak,cabikan dan sebagainya yang diakibatkan oleh kecelakaan

Pengertian Penyakit Akibat Kerja adalah penyakit yang disebabkan oleh pekerjaan, alat kerja, bahan, proses maupun lingkungan kerja.

Pada era yang semakin berkembang, banyak faktor yang dapat membuat seseorang mengalami cedera hingga jatuh sakit akibat kecelakaan di tempat kerja, di jalan raya saat berkendara atau kecelakaan lainnya.

Meningkatnya pasien cedera akibat kecelakaan kerja ini menandakan bahwa penanganan medis yang cepat pada korban kecelakaan menjadi hal yang sangat dibutuhkan.

Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) merupakan fasilitas pelayanan kesehatan berupa klinik,puskesmas, balai pengobatan,praktek dokter yang bekerja sama dengan BP Jamsostek.

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih merupakan Pusat Layanan Kecelakaan Kerja (PLKK) dan Trauma Center yang sudah memiliki layanan kerjasama dengan BPJS Ketenagakerjaan.

Rumah Sakit Islam Jakarta Cempaka Putih memiliki Raudhah Orthopaedic and Traumatology Centre (ROTC) yang merupakan poliklinik terpadu yang khusus menangani pasien-pasien dengan gangguan kecelakaan kerja.

Poliklinik ini mengintegrasikan layanan dari berbagai disiplin kedokteran seperti orthopedi dan traumatologi, okupasi dan rehabilitasi medik, sehingga pasien mendapatkan pelayanan utuh dari awal hingga kembali dapat beraktivitas.

ROTC ini juga memiliki program layanan Return To Work yaitu Program terpadu bagi pasien kecelakaan kerja. (RO/OL-09)

 

BERITA TERKAIT