17 November 2021, 08:00 WIB

Perwira TNI AL Dirikan Pesantren Tahfiz di Sumatra Utara


Cahya Mulyana | Humaniora

Seorang Perwira TNI Angkatan Laut (TNI AL) berpangkat Mayor dan berdinas di Pangkalan TNI AL (Lanal) Tanjung Balai Asahan Sumatra Utara Nabil rela menggunakan uang pribadinya untuk mendirikan pesantren. Lembaga ini khusus untuk menghafal Al-quran atau tahfiz quran yang diberi nama Intishorul Bahri yang artinya kejayaan di laut.

Pesantren yang berlokasi di Kecamatan Simpang empat, Kabupaten Asahan Sumatra Utara ini telah dibangun sejak enam tahun lalu di lahan milik keluarga dan hingga kini telah menampung sebanyak 101 orang santri dari semula yang hanya lima santri.

Seluruh Santri yang ditampung tidak dipungut biaya apapun. Pembiayaan sepenuhnya ditanggung dari gaji, bantuan keluarga, usaha printing dan sumbangan sukarela warga.

“Padahal dalam agama sudah jelas kita dianjurkan untuk tetap gemar membaca Al quran", tuturnya dalam keterangan resmi, Selasa (16/11)

Ia mengaku keinginannya untuk mendirikan Pesantren ini karena merasa terpanggil dengan melihat banyaknya generasi muda yang sudah tidak rindu lagi dengan Al quran. Kemudian pria 54 tahun ini turut mengajarkan cara membaca dan menghafal Al quran, tauhid, fiqih hingga tilawah. “Saya ingin membuktikan bahwa tentara bukan orang yang menyeramkan, tentara juga bisa memberi kontribusi dengan memberikan edukasi terkait ajaran agama”, tuturnya.

Danlanal TBA, Letkol Laut (P) Robinson H. Etwiory membenarkan bahwa memang Mayor Nabil memiliki sekolah tahfiz quran. Kegiatan ini sejalan dengan Instruksi Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Yudo Margono agar keberadaan prajurit TNI AL dapat memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. (OL-12)

BERITA TERKAIT