29 October 2021, 10:51 WIB

Pembacaan Puisi Ramaikan Puncak Indonesia Sejati Festival Bahasa dan Sastra


Fathurrozak | Humaniora

PARA menteri dan penyair turut membaca puisi di puncak acara Indonesia Sejati: Festival Bahasa dan Sastra 2021 Media Indonesia.

Memperingati Hari Sumpah Pemuda dan Bulan Bahasa, Media Indonesia menggelar Indonesia Sejati: Festival Bahasa dan Sastra 2021. Acara tersebut berlangsung selama tiga hari, 27-29 Oktober.

Pada acara puncak, pembacaan puisi oleh para menteri dan penyair turut menyemarakkan. 

Baca juga: Risma Dapat Gelar Adat Adji Nasyrah Maliha

Pada pembukaan acara yang dihelat luring dengan undangan terbatas di Grand Studio Metro TV Jakarta, CEO Media Group Mohammad Mirdal Akib membacakan puisi karya Iwan Jaconiah. Iwan adalah penyair, jurnalis, sekaligus mahasiswa S-3 di Rusia. Puisi yang dibacakan Mirdal berjudul Sepuntung Pagi Tak Kunjung Pergi.

Selanjutnya, Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat membacakan puisi terkenal dari penyair Taufiq Ismail, Kita Adalah Pemilik Sah Republik Ini.

Adapun para menteri yang turut meramaikan acara bertajuk Indonesia Berpuisi ini ialah Menteri Keuangan Sri Mulyani dengan puisi Soal Bersumpah (Pringadi Abdi Surya), Menparekraf Sandiaga Uno dengan puisi Aku Ingin (Sapardi Djoko Damono), Mendikbudristek Nadiem Makarim dengan puisi Bulan Tertusuk Lalang (D Zawawi Imron), Menteri BUMN Etick Thohir dengan Indonesia Sejati (Iwan Jaconiah), serta Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate dengan puisi Asing di Negeri Orang (Iwan Jaconiah).

Selain mereka, penyair Sihar Ramses Simatupang juga turut membawakan puisi karyanya secara langsung di Grand Studio Metro TV, Jakarta. Sihar termasuk penyair yang mendonasikan puisi tulisan tangannya untuk dilelang dalam festival ini. 

Ada juga juri sayembara cerpen Festival Bahasa dan Sastra 2021 Media Indonesia Setyo Wardoyo. Ia membacakan karyanya sendiri, Jepara 1574. Sementara itu, Deputi Direktur Pemberitaan Media Indonesia Ade Alawi membacakan puisi Ngorok karya Iwan Jaconiah.

Susai pembacaan puisi, pada acara puncak juga dilakukan lelang puisi tulisan tangan dari enam penyair Indonesia lintasgenerasi. Mereka adalah Remy Sylado, Joko Pinurbo, Inggit Putria Marga, Acep Zamzam Noor, Sihar Ramses, dan Iwan Jaconiah. 

Hasil lelang didonasikan untuk biaya pendidikan anak yatim piatu korban covid-19 melalui Benih Baik. (OL-1)

BERITA TERKAIT