22 October 2021, 16:05 WIB

Tips Mengatasi Computer Vision Syndrome Selama WFH


Zubaedah Hanum | Humaniora

PANDEMI covid-19 mengharuskan sebagian pegawai bekerja dari rumah (Work From Home/Wfh). Namun, penggunaan komputer atau gawai yang terlalu lama saat bekerja bisa menyebabkan terjadinya Computer Vision Syndrome.

Ketua Umum Perhimpunan Dokter Spesialis Mata Indonesia (PERDAMI) M Sidik, SpM(K) mengatakan gejala Computer Vision Syndrome adalah gejala kelelahan pada mata yang ditandai dengan kondisi mata memerah, berair, gatal, lelah, kadang-kadang sampai sakit kepala.

Hal tersebut disebabkan karena mata melihat layar komputer dengan jarak tertentu secara terus-menerus, bahkan sampai berjam-jam selama bekerja. Efeknya akan terjadi kekakuan pada otot mata, sehingga saat melihat ke arah jauh objek terlihat ganda atau buram, namun efek tersebut hanya sesaat dan akan menjadi bahaya jika terbiasa seperti itu.

Untuk mencegahnya, Sidik menyarankan menggunakan komputer maksimal selama 2 jam kemudian istirahat 10 menit sampai 15 menit. “Istirahat artinya berhenti dari melihat layar komputer maupun gawai, bukan berarti istirahat terus melihat gawai,”  katanya seperti dilansir dari laman Kementerian Kesehatan.

Istirahat yang dimaksud adalah melihat objek yang jauh atau dengan tutup mata, dr. Sidik biasa menyebutnya dengan ‘rule of twenty’. Ia menjelaskan setelah 20 menit bekerja dengan komputer mata istirahat selama 20 detik dengan melihat objek pada jarak 20 feet atau 6 meter.

"Itu akan mengurangi beban mata, istirahatkan mata sejenak kemudian bekerja kembali,” pungkasnya. (H-2)

BERITA TERKAIT