20 October 2021, 06:00 WIB

Bagimu Negeri, UI Mengabdi


mediaindonesia.com |

'Kita jangan pernah mewarisi abunya sumpah pemuda, tetapi kita harus mewarisi apinya sumpah pemuda.' (Bung Karno)

API itu membakar semangat untuk terus menorehkan catatan pencapaian di bidang Tri Dharma Perguruan Tinggi. Sehingga, sekalipun dunia dicekam Covid-19, namun tidak memadamkan keinginan peneliti Universitas Indonesia dalam memberikan kontribusi. 

Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) misalnya, turut andil dalam uji klinis perawatan Covid-19 yang terbesar di dunia. 

Dr dr. Erni Juwita Nelwan, PhD, SpPD-KPTI, FACP, FINASIM, dari FKUI selaku peneliti utama mengepalai studi Recovery, yaitu Uji Acak Evaluasi Terapi Covid-19 (The Randomised Evaluation of Covid-19 Therapy), di Indonesia.

Tim dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia (FTUI) mengembangkan alat purifikasi udara dengan metode plasma dingin (non-termal) guna melawan Covid-19.

Tim Peneliti Fakultas Ilmu Keperawatan Universitas Indonesia (FIK UI) yang dipimpin oleh Ns La Ode Abdur Rahman, S.Kep., MBA mengembangkan virtual labo­ratorium berbasis Virtual Rea­lity Simulation (VRS) bagi mahasiswa fakultas keperawatan.
 Alat Purifikasi Udara dengan metode plasma dingin (non-termal) guna melawan covid-19.

Selain dosen peneliti, mahasiswa UI juga mencatat barisan pencapaian, seperti chatbox yang dirancang mahasiswa Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) lewat Asisten Layanan Interaktif (ALI).

UI juga sukses menempatkan diri menjadi kampus terbaik di Indonesia berdasarkan peme­ringkatan Times Higher Education World University Rankings 2022, QS Graduate Employability Rankings 2022, dan Webometrics Rankings of World Universities 2021. Semua upaya dijalankan untuk membawa UI menjadi world class university.

Universitas Indonesia memandang perlu melakukan pembaruan terhadap format, cara, bahasa, dan media pembelajaran serta sistem penunjang akademik. Hal itu menuntut adanya transformasi dan reformasi regulasi dalam tata kelola UI agar mampu responsif dan adaptif dalam menjawab berbagai tantangan zaman. (RO/S2-25)

BERITA TERKAIT