19 October 2021, 21:15 WIB

1.676 Warga Bali Dapat Bantuan dari Kemensos Rp1 Miliar


M. Iqbal Al Machmudi | Humaniora

MENTERI Sosial Tri Rismaharini menyerahkan bantuan Asistensi Rehabilitasi Sosial (Atensi) di Provinsi Bali. Bantuan menjangkau 1.676 penerima manfaat dengan nilai sebesar Rp1.069.003.950.

Termasuk dalam bantuan Atensi terdapat 90 anak yatim, piatu dan yatim piatu di Provinsi Bali, yang menerima bantuan.

"Anak yatim diberikan bantuan. Yaitu berupa tabungan anak yatim, piatu dan yatim piatu dengan nilai Rp200.000 bagi yang sudah sekolah dan Rp300.000 bagi yang belum sekolah," kata Risma, Selasa (19/10).

Kementerian Sosial telah menyusun program perlindungan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu mencakup sasaran sebanyak 4.043.622 anak. Yakni terdiri dari 20.000 anak yang ditinggal orang tua akibat covid-19. Sebanyak 45.000 anak yang diasuh di LKSA dan 3.978.622 anak diasuh oleh keluarga tidak mampu.

Baca juga: Adaptasi Teknologi Sektor Pendidikan Jawab Tantangan Masa Depan

Perlindungan sosial bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orang tuanya meninggal akibat covid-19 merupakan salah satu langkah strategis memastikan hak-hak anak tetap terpenuhi meski dalam situasi sulit. Kemensos tengah berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan dan Bappenas RI untuk menyiapkan dukungan anggaran kurang lebih sekitar Rp3,2 triliun.

"Bantuan juga diberikan dalam bentuk bantuan kewirausahaan, seperti usaha ukir, makanan, cuci motor, jahit, kelontong, usaha perlengkapan upacara adat, merajut, bertani, ternak, laundry, usaha gula Aren, massage, kuliner, bengkel motor, cat motor, dan pembuatan mebel. Bantuan secara total menjangkau sebanyak 1.679 penerima manfaat," ujar Risma. (H-3)

BERITA TERKAIT