18 October 2021, 23:21 WIB

Tiga Dosen UNJ ini Berikan Pelatihan Penelitian Tindakan Kelas Kepada Guru TK 


Mediaindonesia.com |

MENTERI Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim menyatakan permasalahan pendidikan akan selesai setelah permasalahan guru dapat diselesaikan. Sehingga pemerintah senantiasa terfokus pada peningkatan kualitas guru. 

Guru berperan penting dalam peningkatan kualitas pembelajaran yang dapat dilakukan melalui penelitian tindakan kelas. Menanggapi permasalahan tersebut, dosen Pendidikan Kimia, Fakultas Ilmu Matematika dan IPA, Universitas Negeri Jakarta, Yuli Rahmawati, Achmad Ridwan, dan Tritiyatma Hadinugrahaningsih membuat pelatihan penelitian tindakan kelas yang bertujuan meningkatkan kualitas pendidikan serta memberikan gambaran penelitian tindakan kelas. 

Pelatihan diikuti oleh 25 guru TK Gugus Kartini, Kecamatan Larangan, Tangerang, Banten, yang dilaksanakan secara tatap muka 

Pelatihan kepada para guru itu diharapkan memberikan informasi dan keahlian penting yang berkaitan tentang bagaimana melaksanakan penelitian tindakan kelas yang diajukan hingga pembuatan proposal. 

Kegiatan dilaksanakan melalui metode ceramah, demonstrasi, diskusi, tanya jawab atau kombinasi antara metode tersebut. Melalui pelatihan ini, peserta akan dibimbing melaksanakan penelitian hingga menghasilkan draf artikel hasil penelitian. 

Baca juga : Kompetisi Robotik Madrasah 2021 Dorong Siswa Kembangkan Kreativitas

"Sekalipun tidak seluruh peserta akan mencapai tahap ini, kegiatan akan terus difasilitasi selama beberapa tahun, agar guru-guru menjadi terampil dan berdampak pada guru-guru yang lain," ujar Yuli Rahmawati. 

Selain itu, guru membuat kelompok untuk mendiskusikan fokus masalah, solusi, tahapan dan hasil sebagai bentuk penelitian tindakan kelas terhadap kegiatan pembelajaran yang selama ini dialami di dalam kelas. Hasil diskusi tersebut diisikan ke dalam lembar tabel yang telah disiapkan. 

Setelah diskusi selesai, para kelompok guru tersebut diminta untuk mempresentasikan hasil diskusinya yang diwakilkan oleh salah satu anggota kelompok. 

Ridwan mengungkapkan, lebih dari 80% peserta sangat puas terhadap pelatihan ini dari segi penyampaian materi dan fasilitas pelatihan. 

"Hal ini juga didukung dari tanggapan para peserta yang menyatakan bahwa dengan adanya pelatihan PTK ini, guru dapat memahami masalah-masalah yang terjadi pada anak usia dini dan juga karakteristiknya sehingga dapat mempraktikkan secara langsung langkah-langkah dalam mengatasi masalah tersebut," pungkas Ridwan. (RO/OL-7)

BERITA TERKAIT