18 October 2021, 21:46 WIB

Kompetisi Robotik Madrasah 2021 Dorong Siswa Kembangkan Kreativitas


Widhoroso | Humaniora

KOMPETISI Robotik Madrasah 2021 yang digelar Kementerian Agama (Kemenag) dirancang untuk memberi wahana kepada siswa-siswa madrasah dalam hal kreatifitas robotik. Melalui ajang ini, pada siswa madrasah diharapkan bisa mengembangkan kreativitas yang dimiliki.

"Kita meyakini bentuk pendidikan terbaik bagi putra-putri kita saat ini adalah madrasah. Dengan ini kita lengkapi mereka dengan ilmu kontemporer," kata Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, M. Ali Ramdhani saat penutupan Kompetisi Robotik Madrasah 2021 ditutup di Gedung Indonesia Convention Exibition (ICE) BSD, BSD City, Tangerang, Banten (17/10).

Di masa depan, lanjut Ramdhani, bangsa yang sukses adalah yang memiliki, menguasai, dan mengendalikan teknologi. "Robotika adalah cabang sains yang akan memegang peran sentral di masa depan yang trennya mengandalkan teknologi digital dan otomasi," jelasnya.

Sekretaris Jenderal Kementerian Agama, Nizar Ali dalam sambutan saat penutupan mengapresiasi madrasah yang menunjukkan performa luar biasa mengikuti tren kekinian, di samping belajar ilmu pengetahuan dan agama. Saat ini teknologi berkembang begitu cepat dan pandemi telah memberikan percepatan yang signifikan. Ia berharap anak-anak madrasah menjadi garda terdepan yang mengawal bangsa ini di era cybersecurity.

"Karena itu diperlukan inovasi yang dapat menunjang kehidupan di masa mendatang, salah satunya adalah teknologi robot. Sebagai institusi yang memayungi operasional madrasah, Kemenag wajib memberikan ruang kreasi bagi generasi madrasah, di antaranya dengan event semacam ini," katanya.

Pada kompetisi yang bertema "Robot for global pandemic" ini, sebanyak 180 tim yang terdiri dari 360 peserta tingkat Madrasah Ibtidaiyah, Madrasah Tsanawiyah, dan Madrasah Aliyah beradu hebat dalam merancang robot aplikatif bertema pandemi. Sebanyak enam madrasah terpilih  menjadi juara dalam dua kategori yang terbagi dalam tiga tingkatan.

Untuk katagori Robot Rancang Bangun, gelar diraih oleh MI Al-Hudy Denpasar, Bali untuk tingkat MI, MTsN 1 Kota Tangerang Selatan, Banten untuk tingkat Mts, dan MAN 2 Kota Malang, Jawa Timur, untuk tingkat MA.

Untuk kategori Mobile Robot, juara diraih MIN 2 Pasuruan, Jawa Timur untuk tingkat MI, MTsN 2 Kota Kediri, Jawa Timur untuk tingkat Mts, dan MAN 1 Medan, Sumatera Utara untuk tingkat MA. (RO/OL-15)

BERITA TERKAIT