16 October 2021, 23:34 WIB

Sudah Tahu Belum? Yuk, Kenali 8 Arah Mata Angin!


Kevino Dwi Velrahga | Humaniora

ARAH mata angin sangat dibutuhkan dalam kehidupan manusia sebagai petunjuk agar tidak tersesat. Contohnya adalah pelaut yang harus mengenal arah mata angin agar sukses dalam pelayaran. Bahkan pada masa lampau manusia menggunakan arah mata angin untuk memprediksi cuaca. 

Mata angin digunakan sebagai panduan untuk menentukan arah yang umumnya digunakan dalam navigasi, kompas, dan peta. Arah mata angin sangat membantu dalam menentukan posisi maupun arah dalam perjalanan. Oleh sebab itu, arah mata angin menjadi pengetahuan dasar yang penting diketahui.

Baca juga: 8 Arah Mata Angin dalam Bahasa Inggris beserta Simbolnya

Melansir dari Ensiklopedia Penggalang: Materi Kepramukaan Lengkap untuk Penggalang (2015), mata angin bisa terbagi menjadi 4, 8, 16, hingga 32. Mata angin yang umum digunakan ada 8, yakni barat, barat laut, barat daya, utara, tenggara, selatan, timur, timur laut, dan tenggara.

Delapan arah mata angin tersebut terbagi menjadi cardinal points dan ordinal points. Cardinal points atau ada pula yang menyebutnya ibu mata angin adalah empat mata angin utama yang menjadi acuan dan yang paling umum digunakan. Adapun nama mata angin yang tergabung dalam cardinal points beserta sudunya yaitu:

•    Utara = 0 atau 360 derajat 
•    Timur = 90 derajat 
•    Selatan = 180 derajat 
•    Barat = 270 derajat.

Kemudian, ordinal points merupakan pertengahan dari keempat arah utama tersebut. Berikut nama-nama beserta sudutnya:

•    Timur laut = antara timur dengan utara, terletak di 45 derajat
•    Tenggara = antara timur dengan selatan, terletak di 135 derajat
•    Barat daya = antara barat dan selatan, terletak di 225 derajat
•    Barat laut = antara utara dan barat, terletak di 315 derajat

Cara Menentukan Arah Mata Angin

Di masa lampau, nenek moyang manusia memperhatikan arah angin untuk menerka-nerka cuaca. Mereka menggunakan berbagai metode untuk menentukan arah mata angin, mulai dari memperhatikan terbit dan terbenamnya matahari, rasi bintang, hingga melalui bayangan tongkat. 

Namun, seiring berjalannya waktu, perkembangan teknologi semakin memudahkan manusia untuk dapat menentukan arah mata angin, salah satu contohnya adalah penemuan kompas. Kompas adalah alat navigasi untuk menentukan arah mata angin berupa panah penunjuk magnetis yang bisa menyelaraskan diri dengan magnet bumi secara akurat.  

Selain itu, sudah banyak aplikasi kompas pada smartphone yang bisa diunduh. Hal ini semakin memudahkan manusia dalam menentukan arah mata angin. (OL-6)

BERITA TERKAIT