16 October 2021, 17:05 WIB

Ratusan Tim Mahasiswa Berlaga di Kontes Robot Indonesia Tingkat Nasional 2021


Zubaedah Hanum | Humaniora

SEBANYAK 136 tim robot dari 59 perguruan tinggi berlaga dalam memperebutkan gelar juara nasional Kontes Robot Indonesia 2021 yang berlangsung pada 15-16 Oktober 2021. Persaingan dalam KRI Nasional menjadi kian ketat karena tim-tim terbaik yang memenangi kontes di tingkat wilayah akan diadu lagi.

KRI dilaksanakan secara bertahap mulai di tingkat wilayah yaitu wilayah I dan wilayah II yang telah berlangsung pada 22 September hingga 1 Oktober 2021. Lalu, tim terbaik di tiap divisi dari tingkat wilayah diundang untuk kembali bersaing dalam laga final di KRI Nasional 2021.

"KRI merupakan salah satu ajang prestasi diantara 18 ajang prestasi Dirjen Dikti yang diselenggarakan Puspresnas. Hanya saja sejak pandemi, seluruh kegiatan kontes maupun festival diadakan secara daring," kata Plt Kepala Pusat Prestasi Nasional Kementrian Pendidikan, Kebudyaan, Riset dan Teknologi (Puspresnas Kemendibudristek) Asep Sukmayadi, dilansir dari laman UGM.

Sekjen Kemendikbudristek Suharti mengatakan, KRI menjadi salah satu implementasi dari program Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) yang bertujuan mendorong mahasiswa tidak hanya unggul dalam bidang akademik saja.

"Namun, menjadi individu kreatif, inovatif, berdaya saing, dan mampu bekerja sama serta berkarakter kuat," ucapnya.

Sementara Wakil Rektor Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Kemahasiswaan UGM Prof Djagal Wiseso Marseno mengatakan sebanyak 136 tim peserta KRI 2021 terdiri dari 30 tim KRSBI Humanoid, 22 tim KRSBI beroda, 18 tim KRSTI, 42 tim KRSRI, dan 24 tim KRTMI.

"Kebanggaan bagi UGM yang telah dipercaya menjadi tuan tumah KRI pada tahun ini. Sejak seleksi tahap wilayah hingga nasional, pihaknya merasa berbangga melihat usaha dan kerja keras para mahasiswa dalam memajukan Iptek khususnya dalam bidang robotika," imbuhnya.

KRI merupakan kegiatan tahunan yang diselenggarakan oleh Puspresnas. Dalam penyelenggaraan kali ini UGM dipercaya menjadi tuan rumah KRI tingkat wilayah dan nasional. Karena dilaksanakan di tengah pandemi, kompetisi diadakan secara daring oleh tim peserta di kampus masing-masing dan luring oleh juri dan panitia di GSP UGM. (H-2)

 

BERITA TERKAIT