14 October 2021, 20:08 WIB

Presiden: Labuan Bajo Sudah Siap Sambut Wisatawan 


Andhika Prasetyo | Humaniora

PRESIDEN Joko Widodo meresmikan sejumlah fasilitas pendukung wisata di Kawasan Puncak Waringin, Batu Cermin, dan delapan ruas jalan di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur, Kamis (14/10). 

Acara peresmian ketiganya dilakukan secara serentak di Puncak Waringin, Komodo, Kabupaten Manggarai Barat. 

"Alhamdulillah pembangunan berbagai infrastruktur untuk mendukung pariwisata di Labuan Bajo telah selesai dan Labuan Bajo telah siap untuk menyambut kedatangan para wisatawan," ujar Jokowi. 

Setelah dilakukan penataan secara besar-besaran oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) dan Kementerian Perhubungan, kepala negara melihat wajah Labuan Bajo telah berubah secara total. 

Infrastruktur di Labuan Bajo telah lengkap, termasuk bandara yang tahun depan akan dikembangkan landasan pacu dan terminalnya. 

"Kita juga melihat hotel, pusat suvenir, creative hub, amfiteater, plaza, citywalk dan ruang-ruang publik lainnya semua sudah diperbaiki. Saya melihat perubahan wajah itu kelihatan sekali, juga infrastruktur pendukung pariwisata seperti jalan di sekitar kawasan, serta pelabuhan yang khusus melayani pinisi, yacht, dan cruise ini sudah siap semua," paparnya. 

Baca juga : Bali Kembali Dibuka, Pelaku Usaha Perhotelan Siap Sambut Wisatawan 

Ke depan, pemerintah dan seluruh pihak terkait lainnya tinggal melakukan promosi besar-besaran untuk menarik wisatawan baik lokal maupun mancanegara. 

Pemerintah juga terus menyempurnakan Labuan Bajo untuk penyelenggaraan ajang-ajang nasional dan internasional. 

"Nanti tempat ini akan menjadi pendukung penyelenggaraan KTT G20 dan juga nanti akan kita pakai untuk KTT ASEAN di 2023," tandas mantan wali kota Solo itu. 

Sebagaimana diketahui, penataan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) Puncak Waringin dilakukan mulai Agustus 2019 dan selesai pada Maret 2021. 

Total luas kawasan yang ditata mencakup 0,39 hektare. Sementara KSPN Batu Cermin mulai mendapatkan jatah penataan pada Maret 2020 dan selesai pada Maret 2021 dengan luas area yang dibenahi mencapai 2,9 hektare. (OL-7)

BERITA TERKAIT