13 October 2021, 05:15 WIB

Yuk Mengenal Tujuh Besaran Pokok


Sofia | Humaniora

APA sebenarnya yang dimaksud dengan besaran? Menurut KBBI, besaran adalah nilai numerik yang menunjukkan jumlah sesuatu, pengukuran dalam ilmu pasti, dan jumlah, besar, tinggi. 

Dalam ilmu fisika, ada dua jenis besaran yang dibedakan berdasarkan satuannya yaitu besaran pokok dan besaran turunan. 

Baca juga: Kolaborasi Akademisi-Industri Bantu Percepatan Produksi Alat Kesehatan Dalam Negeri 

Besaran pokok adalah besaran yang mempunyai nilai satuan yang telah mendapat kesepakatan dari ahli Fisika. Berdasarkan Sistem Satuan Internasional (SI) ada tujuh macam besaran pokok, yaitu:

1. Panjang

Besaran panjang digunakan untuk mengukur panjangnya suatu benda. Di dalam Sistem Satuan Internasional, satuan yang digunakan oleh besaran ini berupa meter (m) serta mempunyai dimensi (L). 

Lalu untuk alat yang digunakan untuk mengukur panjang adalah mistar atau penggaris, rol meter atau pita ukur, dan jangka sorong.

2. Massa

Besaran yang kedua adalah massa yang digunakan untuk mengukur kandungan materi suatu benda. 

Dalam mengukur massa ini, satuan yang sudah disepakati adalah kilogram (kg) serta mempunyai dimensi (M). 

Lalu alat yang digunakan untuk mengukur besaran massa adalah berupa neraca atau timbangan.

3. Waktu

Besaran waktu digunakan untuk mengukur waktu dalam suatu peristiwa. Untuk satuan yang digunakan adalah sekon (s) serta mempunyai dimensi (T). Alat yang digunakan untuk mengukur besaran waktu adalah  stopwatch.

4. Suhu

Besaran suhu digunakan untuk mengukur panas maupun dinginnya suatu benda. Hal ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan, misalnya saat sedang memasak atau untuk mengukur suhu ruangan.

Sistem satuan internasional yang sudah ditetapkan adalah menggunakan satuan berupa Kelvin (K). Sedangkan alat yang bisa digunakan untuk mengukur suhu adalah termometer.

5. Kuat Arus

Kuat arus menjadi besaran pokok yang digunakan untuk mengetahui besarnya kuat arus listrik yang mengalir dari suatu tempat ke tempat yang lainnya. Satuan yang digunakan dalam kuat arus ini adalah berupa Ampere (A).

Dimensi dari kuat arus ini dilambangkan dengan huruf I. Sedangkan alat digunakan untuk mengukur kuat arus adalah Amperemeter.

6. Intensitas Cahaya

Intensitas cahaya digunakan untuk mengukur terang maupun tidaknya cahaya yang jatuh di permukaan benda. Satuan yang biasanya digunakan untuk menentukan intensitas cahaya adalah dengan Candela (cd).

Dimensi yang digunakan adalah J. Pengukuran intensitas cahaya bisa dilakukan dengan menggunakan Lux Meter atau Light Meter.

7. Jumlah Zat

Besaran pokok yang terakhir adalah jumlah zat. Jumlah zat ini digunakan dalam menghitung banyaknya partikel yang ada di dalam suatu benda. Untuk jumlah zat ini yang sudah mendapat kesepakatan oleh sistem SI adalah dengan menggunakan satuan berupa mol. Lalu untuk dimensinya adalah berupa N. (OL-1)

BERITA TERKAIT