12 October 2021, 18:05 WIB

Top GPR Award untuk Apresiasi Kinerja Humas Pemerintah


Mediaindonesia.com | Humaniora

GOVERNMENT Public Relations Institute atau GPR Institute bersama media SuaraPemerintah.ID menggelar Top Government Public Relations (GPR) Award 2021. Top GPR Award 2021 merupakan penghargaan yang diberikan kepada humas pemerintah yang telah berhasil menjalankan program kehumasan (public relations) sehingga mampu meningkatkan citra dan reputasi yang positif terhadap publik. 

Penghargaan tersebut diberikan sebagai apresiasi terhadap keberhasilan pemerintah dalam menjalankan program public relations yang efektif dan efisien dengan memanfaatkan teknologi digital yang semakin berkembang. Para peraih Top GPR Award 2021 dibagi menjadi  empat kategori besar yakni kementerian, lembaga negara, pemerintah provinsi, dan pemerintah kabupaten/kota. Awarding ceremony Top Government Public Relations Award 2021 akan dilangsungkan secara virtual pada Kamis 11 November 2021. 

Sebelum sesi awarding ceremony Top GPR Award 2021, akan ada sesi webinar dan talk show dengan tema Sinergi Pranata Humas (GPR) untuk Indonesia Maju. Webinar diperuntukan bagi peserta dari berbagai kalangan, terutama para pelaku kehumasan di pemerintah. Acara webinar turut mengundang Dirjen IKP Kemenkominfo Usman Kansong untuk memberikan keynote speech. Narasumber lain ialah Founder GPR Institute & Staf Ahli Menteri Bidang Komunikasi dan Media Massa Kemenkominfo  Prof. Dr. Widodo Muktiyo, CEO SuaraPemerintah.id Arief Munajad, Ketua Umum Iprahumas 2022-2024 Thoriq Ramadani, dan CEO Tras N Co Indonesia Tri Raharjo.

Widodo Muktiyo mengatakan bahwa webinar dan penghargaan TOP GPR Award 2021 bisa menjadi alat penilaian untuk mengukur kinerja humas pemerintah. "Apresiasi semacam ini perlu dilakukan untuk menjadi alat penilaian terhadap perkembangan public relations, khususnya di ranah pemerintahan. Penghargaan ini juga tentunya bisa menjadi evaluasi sehingga muncul motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan kualitas public relations di Indonesia," kata Widodo dalam keterangan resmi, Selasa (12/10). 

Tri Raharjo mengungkapkan bahwa peran public relations sangat penting dalam beradaptasi dengan era digital.   "Adaptasi public relations di era digital bukan lagi kewajiban tapi sudah menjadi kebutuhan. Top GPR Award 2021 merupakan hasil penilaian kami terhadap kegiatan public relations kalangan pemerintah dalam penggunaan media digital untuk meningkatkan citra dan reputasi instansi terhadap publik," ungkap Tri.

Arief Munajad berharap Top GPR Award 2021 bisa menjadi pemicu kalangan humas pemerintah dalam meningkatkan berbagai program dan inovasi yang efektif dan efisien. "Harapan kami dari penghargaan ini bisa menjadi apresiasi yang membanggakan bagi para pelaku kehumasan di ranah pemerintah. Semoga apresiasi ini juga menjadi pemicu bagi kehumasan pemerintah untuk terus meningkatkan kualitas kehumasan melalui berbagai program dan inovasi yang efektif dan efisien," harapnya. 

Penilaian penghargaan itu dilakukan mulai Juli hingga September 2021. Pengumpulan data dilakukan melalui engine pihak ketiga yang bersifat independen dan kredible mengacu pada tiga parameter penilaian digital. Untuk kategori lembaga negara/kementerian/pemerintah provinsi, mengacu pada tiga parameter penilaian yakni Digital Awareness Aspect, Digital Media & Website Aspect, dan Social Media Aspect. Untuk kategori pemerintah kabupaten/kota mengacu pada tiga parameter penilaian yakni Digital Awareness Aspect, Digital Media & Media Sentiment Aspect, dan Website Aspect. 

Acara diselenggarakan oleh GPR Institute dan SuaraPemerintah.ID bekerja sama dengan Tras N Co Indonesia dan Citra Emas sebagai Strategic Award Partner. Acara juga didukung oleh Ikatan Pranata Humas (Iprahumas) Indonesia dan Kementerian Komunikasi dan Informatika. GPR Institute merupakan perusahaan consulting, training, dan riset yang hadir untuk membantu profesi kehumasan (public relations) khususnya di ranah pemerintahan (government public relation). (OL-14)

BERITA TERKAIT