12 October 2021, 15:23 WIB

70% Sekolah Terlibat dalam Program Guru Belajar dan Berbagi


Faustinus Nua | Humaniora

KEMENTERIAN Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) melaporkan lebih dari 70% sekolah di Indonesia terlibat program Guru Belajar dan Berbagi. Salah satu episode dari gerakan Meredeka Belajar itu diikuti olah banyak peserta guru dari seluruh pelosok Tanah Air.

"Guru-guru mewakili sekolahnya masing-masing. Sehingga sudah ada 70% sekolah di Indonesia yang terlibat dalam program Guru Belajar dan Berbagi ini," ungkap Dirjen Guru Tenaga Kependidikan (GTK) Iwan Syahril dalam webinar peluncuran Guru Belajar dan Berbagi Seri Guru Merdeka Belajar, Selasa (12/10).

Dijelaskannya, program tersebut dilaksanakan secara daring selama masa pandemi. Meski demikian, peminatnya sangat banyak. Hingga saat ini sudah menjangkau sekitar satu juta guru dari seluruh Indonesia.

"Pelatihan secara daring dari program Guru belajar dan berbagi telah menjangkau lebih dari satu juta guru dari pelosok seluruh Indonesia," imbuhnya.

Baca juga: Ini Peluang, Guru Penggerak jadi Calon Kepala Sekolah Masa Depan

Lebih lanjut, Iwan mengatakan program itu bertujuan untuk mendorong guru meningkatkan kemampuan mengajar mereka. Para guru difasilitasi untuk saling belajar dan berbagi metode pembelajaran. Selain itu guru didorong untuk terus belajar mengembangkan metode pembelajaran.

"Tentu kita ingin terus mendorong guru untuk tumbuh dari setiap masing-masing guru agar menjadi guru pembelajar sepanjang masa," tambahnya.

Iwan menegaskan guru adalah kunci pemulihan pendidikan, secara khusus di masa pandemi. Para guru harus bergotong royong memastikan hak pembelajaran anak tetap diberikan.

"Walaupun semua keterbatasan tapi anak-anak tidak ada yang jadi korban. Guru, orang tua, pemerintah terus melakukan penyesuaian, guru harus menguasai teknologi," tuturnya.(OL-5)

BERITA TERKAIT