11 October 2021, 19:16 WIB

Jumlah Limbah Medis Rumah Tangga di Jakarta Makin Menurun


Putri Anisa Yuliani | Humaniora

DINAS Lingkungan Hidup DKI Jakarta mencatat penurunan jumlah timbulan limbah medis infeksius rumah tangga seiring semakin menurunnya kasus covid-19.

Kasie Humas Dinas LH DKI Jakarta Yogi Ikhwan mengatakan, pada periode Juli 2021 jumlah limbah medis infeksius rumah tangga yang diangkut ada 431,53 kg. 

Baca juga: Warga Terjerat Pinjol Jadi Sorotan Presiden, Polri sudah Tangani 370 Perkara 

Kemudian pada Agustus 2021, jumlah limbah medis infeksius rumah tangga yang diangkut ada 473,62 kg. Sementara pada September, jumlah limbah medis infeksius rumah tangga yang diangkut ada 171,06 kg.

"Peningkatan waktu covid tingginya Juli itu. Itu memang ada peningkatan. Nanti saya lihat datanya ya. Tapi memang ada peningkatan limbah infeksius rumah tangga. Kalau sekarang melandai. Kita ikuti tren covid saja, kalau lagi meningkat limbah infeksiusnya meningkat. Tapi kalau lagi landai, landai juga," ujarnya saat dihubungi, Senin (11/10).

Selama ini, untuk limbah infeksius rumah tangga, Pemprov DKI mengelola sendiri melalui Dinas LH.

Namun, untuk limbah infeksius dari fasilitas kesehatan serta hotel isolasi sebagian ada yang dikelola oleh swasta serta ada yang melalui kerja sama dengan Dinas LH.

"Karena ada data yang memang kita rekap pengangkutan itu dari rumah tangga yang kita kumpulkan kan itu berjenjang. Di rumah dipilah dibawa ke TPS B3 tingkat kota, lalu dipilah. Dari sana dikirim ke jasa pengolahan yanh berizin. Itu yang kita (tangani)," jelasnya. (OL-6)

BERITA TERKAIT